SAMARINDA, – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mengirimkan 37 relawan Kaltim Peduli ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, untuk membantu penanganan pascabencana.Para relawan diberangkatkan dari Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Rabu .Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengatakan, pengiriman relawan ini merupakan tindak lanjut dari hasil pemetaan kebutuhan lapangan yang sebelumnya dilakukan oleh Tim Aju atau tim pendahulu Pemprov Kaltim.“Hari ini kita melepas 37 relawan Kaltim Peduli. Mereka akan langsung bergabung dengan petugas di Kabupaten Aceh Tamiang yang sudah mendirikan posko kebencanaan di sana,” ujar Sri Wahyuni.Baca juga: Tiga Pekan Pasca-Banjir Aceh Tamiang: Desa Babo Masih Lumpuh, Listrik dan Sinyal TerputusIa menegaskan, pengiriman personel tersebut bukan sekadar formalitas bantuan antardaerah, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan riil di lokasi bencana. \Karena itu, komposisi relawan telah diatur berdasarkan hasil koordinasi dengan posko setempat.Dari total 37 relawan, sebanyak 14 orang merupakan tenaga kesehatan yang terdiri dari lima dokter, satu analis kesehatan, satu apoteker, dan tujuh perawat.Selain itu, terdapat 15 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) serta delapan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim dari unsur administrasi, media pelaporan, dan tim penyelamat (rescue).“Tim ini sudah mempersiapkan diri dengan matang, termasuk koordinasi teknis. Dari laporan yang kami terima, Aceh Tamiang membutuhkan tambahan tenaga, bukan membuka dapur umum baru. Karena itu, 15 personel Tagana akan difokuskan membantu aktivitas di dapur umum yang sudah ada,” jelas Sri Wahyuni.Baca juga: UPDATE Korban Jiwa Banjir Sumatera: Aceh 451, Sumut 364, Sumbar 244Selain tenaga, Pemprov Kaltim juga membekali relawan dengan sejumlah logistik ringan, seperti bumbu dapur yang memungkinkan dibawa selama perjalanan, guna menunjang operasional dapur umum di lokasi bencana.Para relawan Kaltim Peduli dijadwalkan bertugas selama sekitar 8 hingga 10 hari di Aceh Tamiang.Selama masa penugasan, mereka akan ditempatkan di posko kebencanaan dan bekerja bersama unsur pemerintah daerah setempat serta relawan dari daerah lain.Sri Wahyuni menyebutkan, seluruh relawan yang diberangkatkan merupakan personel berpengalaman yang sebelumnya telah terlibat dalam berbagai penanganan bencana besar, seperti di Palu, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan sejumlah wilayah terdampak lainnya.“Kita tugaskan dan percayakan mereka untuk bekerja selama kurang lebih 10 hari di sana. Mereka sudah terbiasa bekerja di situasi darurat,” katanya.Baca juga: Saat Tawa Menjadi Penguat di Tengah Gelapnya Pengungsian Korban Banjir Aceh TamiangMisi kemanusiaan ini didukung melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemprov Kaltim. Dana tersebut tidak hanya digunakan untuk pengiriman relawan, tetapi juga untuk penyaluran bantuan ke sejumlah provinsi terdampak bencana.“Dana BTT kita selain untuk memberikan bantuan kepada provinsi terdampak seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, juga digunakan untuk mengirimkan 37 relawan ini sebagai bentuk kepedulian Kaltim,” pungkas Sri Wahyuni.
(prf/ega)
Pemprov Kaltim Kirim 37 Relawan Kaltim Peduli ke Aceh Tamiang
2026-01-12 05:42:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:20
| 2026-01-12 05:08
| 2026-01-12 04:50
| 2026-01-12 03:49










































