Daya Listrik Tetap, Kenapa Tagihan Justru Naik? Berikut Penjelasan PLN

2026-01-11 22:44:11
Daya Listrik Tetap, Kenapa Tagihan Justru Naik? Berikut Penjelasan PLN
– Keluhan soal tagihan listrik yang naik meski daya terpasang tidak berubah, dirasakan beberapa pelanggan rumah tangga maupun pelaku usaha di berbagai daerah.Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, terutama ketika tarif listrik per kilowatt hour (kWh) dinyatakan tetap oleh pemerintah dan PLN.Banyak pelanggan mengira lonjakan tagihan selalu berkaitan dengan kenaikan tarif, padahal ada sejumlah faktor lain yang memengaruhi besarnya pembayaran listrik bulanan.PLN menjelaskan bahwa perubahan tagihan listrik lebih sering dipicu pola pemakaian dan karakteristik peralatan, bukan semata-mata karena tarif atau daya terpasang.Baca juga: Solusi dari PLN jika Tak Bisa Isi Token Saat Muncul Tulisan Periksa di Meteran ListrikMeski tarif listrik per kWh tidak berubah, tagihan pelanggan bisa berbeda setiap bulan karena dipengaruhi konsumsi energi dan kebiasaan pemakaian di rumah maupun tempat usaha.Dilansir dari laman PLN, Jumat , berikut faktor-faktor yang membuat tagihan listrik melonjak walau daya tetap:Besarnya tagihan listrik sangat dipengaruhi konsumsi daya dari peralatan elektronik yang digunakan di rumah atau tempat usaha setiap harinya.Ada beberapa peralatan elektronik yang membuat tagihan listrik melonjak, di antaranya AC 1 PK yang membutuhkan daya listrik 800-900 watt per jam dan pemanas air.Selain itu, kulkas besar dan mesin cuci juga bisa memberikan kontribusi yang signifikan terhadap tagihan listrik bulanan.Untuk mengatasi masalah ini, PLN menyarankan pelanggan agar menggunakan peralatan hemat energi, mencabut steker saat tidak digunakan, serta mengatur pemakaian alat berat di luar jam puncak, yaitu pukul 17.00-22.00.Baca juga: Cara Beli Token Listrik Online lewat PLN MobilePerbedaan sistem pembayaran listrik juga memengaruhi persepsi pelanggan terhadap besaran tagihan yang harus dibayarkan setiap bulan.Pelanggan prabayar atau token dapat memantau pemakaian secara langsung karena token akan habis seiring energi yang dikonsumsi.Sementara itu, pelanggan pascabayar membayar listrik di akhir bulan berdasarkan catatan meteran pemakaian.Meski tarif dasar sama sesuai golongan, sistem prabayar dinilai lebih transparan dan memberi kontrol lebih besar terhadap penggunaan listrik harian.Baca juga: Cara Dapat Diskon Token Listrik PLN di Shopee, Tokopedia, dan GojekDaya terpasang yang lebih besar membuat pelanggan memiliki biaya beban tetap yang juga lebih tinggi setiap bulannya.


(prf/ega)