JAKARTA, - Entitas milik Tjokro Group resmi menjadi pengendali baru PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) setelah melalui proses akuisisi sekitar 48,95 persen saham yang sebelumnya dikuasai pengendali lama.Lewat anak usahanya, PT PIMSF Pulogadung, Tjokro Group telah mengambil alih saham tersebut dan menjalankan kewajibannya, termasuk penawaran tender wajib kepada pemegang saham publik sesuai regulasi.Menurut catatan pasar modal, setelah transaksi ini, PIMSF Pulogadung otomatis menjadi pengendali GPSO.Baca juga: Tjokro Group Siap Kuasai GPSO, Rencana Akuisisi 45,45 Persen Saham Dikabarkan ke OJK dan BEITarget jangka panjang yang diusung oleh Tjokro Group setelah proses akuisisi tuntas nanti adalah terus meningkatkan akselerasi untuk ekspansi bisnis perseroan hingga mancanegara, mengingat tingginya pertumbuhan kebutuhan pasar terhadap produk-produk perseroan.Sang Nahkoda Tjokro Group, Kurniawan Edi Tjokro, mengatakan saat ini total aset yang dimiliki sekitar Rp 2 triliun.Dengan tambahan opsi pendanaan melalui pasar modal, grup usaha ini optimis bisa ekspansi fasilitas produksi hingga total aset diproyeksikan mencapai Rp 5 triliun.Kurniawan menyampaikan bahwa pengambilalihan GPSO bukan semata soal kepemilikan saham, melainkan upaya memperluas sayap ke sektor jasa, konstruksi industri, dan solusi mekanikal-sipil.“Kami melihat potensi besar dalam sinergi antara kemampuan manufaktur kami dengan kapabilitas GPSO di bidang mesin besar dan peralatan industri,” ujar Kurniawan lewat keterangan pers, dikutip Rabu .Menurutnya, grup terus fokus pada dua pilar utama: layanan (service) dan manufaktur, termasuk pembuatan komponen presisi, fabrikasi, instalasi, serta penyediaan mesin dan peralatan untuk sektor industri dan konstruksi.Dengan masuknya GPSO ke jaringan Tjokro, pihaknya berharap dapat memperkuat posisi sebagai penyedia solusi menyeluruh dari hulu ke hilir.“Kami tidak hanya membuat komponen lokal untuk otomotif, tetapi juga siap melayani kebutuhan mesin dari pembuatan, fabrikasi, sampai instalasi untuk industri berat dan proyek infrastruktur,” paparnya.Dengan akuisisi ini, Tjokro Group menunjukkan ambisi memperluas portofolio bisnis, memanfaatkan kapabilitas GPSO dalam perdagangan besar mesin dan peralatan industri untuk memperkuat layanan fabrikasi dan konstruksi.Mereka memadukan keahlian manufaktur komponen presisi (core bisnis Tjokro) dengan bisnis peralatan dan mesin besar milik GPSO, untuk menawarkan rangkaian layanan komprehensif dari manufaktur komponen kecil sampai instalasi mesin besar.Tjokro Group berencana memperluas pasar tidak hanya di sektor otomotif dan manufaktur ringan, tetapi juga di sektor industri berat, konstruksi, dan mungkin proyek-proyek infrastruktur berskala besar.Mereka mendorong efisiensi dan integrasi proses bisnis dengan mengambil keuntungan dari kekuatan manufaktur internal dan jaringan distribusi/peralatan GPSO untuk bersaing, termasuk dengan produk impor murah.
(prf/ega)
Resmi Akuisisi GPSO, Tjokro Group Bersiap Ekspansi
2026-01-14 04:09:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-14 03:59
| 2026-01-14 03:34
| 2026-01-14 03:33
| 2026-01-14 03:10
| 2026-01-14 02:15










































