ACEH UTARA, - Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, semakin meluas. Hingga Rabu , sebanyak 18 dari 27 kecamatan di wilayah tersebut terendam air.Awalnya, banjir hanya merendam lima kecamatan, namun situasi memburuk memasuki hari kelima.Bupati Aceh Utara, Ismail A Jali menyatakan, saat ini status darurat banjir telah ditetapkan."Kami mencatat 3.507 pengungsi hingga hari kelima ini. Ribuan lainnya terdampak banjir namun belum mengungsi. Kami siaga penuh 24 jam," ungkapnya kepada Kompas.com.Baca juga: 50 Warga Terjebak di Hutan Saat Banjir Bandang Tapteng: Pak Bupati Tolong Kami… Bupati Ismail melaporkan kerusakan akibat banjir, di antaranya tiga unit rumah rusak berat, 17 rumah rusak sedang, dan enam unit rumah rusak ringan.Selain itu, sawah seluas 620 hektar dan tambak 571 hektar terendam.Kerusakan infrastruktur juga terjadi, dengan delapan titik tanggul sungai mengalami kerusakan dan satu jembatan putus akibat arus Sungai Sawang."Saya minta seluruh petugas evakuasi jaga diri baik-baik. Upayakan terobos banjir demi evakuasi korban. Jaga keselamatan diri dan korban, kita terus beri maksimal sekuat tenaga untuk korban banjir," tegas Ismail.Baca juga: Empat Kabupaten di Aceh Lumpuh karena Banjir, Listrik Padam dan Warga MengungsiDalam upaya penanganan banjir, seluruh alat berat yang dimiliki pemerintah telah dikerahkan untuk memperlancar arus air.Namun, Bupati Ismail menekankan, kebutuhan logistik makanan dan alat berat tambahan untuk mengeruk sumbatan arus air sangat mendesak.Sebagai langkah konkret, Bupati Ismail telah mengeluarkan instruksi kepada jajarannya.Seluruh Kepala Puskesmas di lokasi banjir diharapkan menyediakan tenaga medis di lokasi pengungsian."Fokus penanganan korban banjir untuk ibu hamil, balita, anak, lansia, dan disabilitas," tambahnya.Dia juga meminta Kepala Dinas PUPR segera menggerakkan peralatan guna melakukan normalisasi di tempat-tempat tersumbat, agar genangan banjir dapat diatasi."Para Camat agar tetap berada di tempat dan menghimpun informasi di lapangan untuk segera disampaikan kepada pimpinan. Kepala Dinas Sosial agar segera menyalurkan bantuan masa panik ke tempat-tempat pengungsian," tutur dia.Ismail mengimbau warga yang berada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk tetap siaga dan waspada, mengingat debit air sungai semakin tinggi akibat curah hujan yang tinggi dan kedangkalan sungai.
(prf/ega)
Banjir Aceh Utara: Listrik Mati, Ribuan Orang Mengungsi, Jembatan Putus
2026-01-11 23:09:33
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:19
| 2026-01-11 23:13
| 2026-01-11 22:02
| 2026-01-11 21:24
| 2026-01-11 21:23










































