JAKARTA, – Bandara khusus Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, menjadi sorotan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin setelah kunjungan kerjanya ke Latihan Terintegrasi TNI 2025, Kamis .Sorotan muncul karena lokasi bandara berada dekat jalur strategis Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II dan III, sehingga dinilai perlu memastikan kehadiran negara dalam pengawasan objek vital tersebut.Sjafrie menilai terdapat anomali regulasi yang memungkinkan pengelolaan objek vital oleh pihak swasta sehingga tidak sepenuhnya berada dalam kontrol negara. Kondisi ini, menurutnya, berpotensi menimbulkan celah keamanan nasional.Baca juga: Siapa Pemilik PT IMIP yang Mengoperasikan Bandara Privat di Morowali?“Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik. Kita harus tegakkan semua ketentuan tanpa melihat latar belakang dari manapun asalnya,” tegas Sjafrie di Morowali.Dalam kunjungannya, Menhan juga menyaksikan latihan simulasi pertahanan udara oleh Komando Operasi Udara Nasional, termasuk penanganan pesawat asing atau pesawat gelap, serta latihan pengamanan pangkalan udara oleh Korpasgat, Brigif Para Rider 3/TBS Kostrad, dan unsur TNI AL melalui KRI Bung Hatta-370 dan KRI Panah-625.Menanggapi sorotan Menhan, Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana menegaskan bahwa Bandara IMIP beroperasi dengan izin resmi dari negara."Terdaftar, itu (Bandara IMIP) sudah terdaftar. Enggak mungkin bandara enggak terdaftar," ujarnya di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu .Suntana memastikan pengawasan rutin tetap dilakukan sesuai prosedur, termasuk penempatan personel tambahan lintas instansi seperti Kemenhub, Bea dan Cukai, dan Kepolisian.“Ada cara mengontrol dan itu sudah ada. Kemarin juga diperkuat dengan kehadiran personil dari lintas terkait,” ujarnya.Berdasarkan penelusuran Kompas.com pada data Kemenhub, Bandara IMIP memang terdaftar resmi dan pengelolaannya diatur dalam UU No. 1/2009 tentang Penerbangan. Bandara ini memiliki status operasi “khusus” untuk penerbangan domestik, dengan kode ICAO WAMP dan kode IATA MWS.Pihak IMIP turut memberikan klarifikasi. Head of Media Relations PT IMIP, Dedy Kurniawan menegaskan bahwa seluruh operasional bandara berjalan sesuai regulasi.“Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub, dikelola sesuai regulasi, dan pengoperasiannya diawasi secara rutin,” ujar Dedy kepada Kompas.com.Ia menyebut pengawasan dilakukan Otoritas Bandara Wilayah V Makassar dan mengimbau publik memeriksa langsung status bandara melalui situs resmi Kemenhub.Profil Bandara IMIP Berdasarkan Data KemenhubNama Bandara: Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP)Status operasi: Khusus (domestik)Kode ICAO: WAMPKode IATA: MWSPengelola: SwastaPengawasan: Otoritas Bandara Wilayah V MakassarAlamat: Jl. Trans Sulawesi, Fatufia, Bahodopi, Morowali, Sulawesi TengahLalu lintas 2024: 534 penerbangan dan 51.180 penumpangJenis pesawat: Embraer ERJ-145ER dan Airbus A-320Koordinat ARP: 02° 48' 05" LS, 122° 08' 28" BTBaca juga: Operasional 4 Maskapai Ini Pindah ke Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta
(prf/ega)
Menhan Soroti Bandara di Morowali, Kemenhub Pastikan Resmi dan Diawasi Negara
2026-01-12 05:45:30
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:21
| 2026-01-12 04:15
| 2026-01-12 04:11










































