DAS Kuranji di Sumatera Barat Melebar hingga 150 Meter Usai Banjir, Ini Penjelasan Kemenhut

2026-01-30 18:17:05
DAS Kuranji di Sumatera Barat Melebar hingga 150 Meter Usai Banjir, Ini Penjelasan Kemenhut
- Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Kuranji di Kota Padang dan Solok, Sumatera Barat, bertambah lebar dari sekitar 15 meter menjadi 150 meter setelah bencana banjir dan longsor pada akhir November 2025 lalu.Hal ini disampaikan Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Agam Kuantan Kementerian Kehutanan, Anton Sudarwo berdasarkan pemantauan sementara.Baca juga: "Kuranji jenis tanahnya hampir 90 persen jenis kambisol, ada juga regosol sedikit ke arah pantai. Tapi mulai dari tengah sampai hulu itu yang di atas sana, yang banyak hutan, itu kambisol. Tanah kambisol itu masih tanah muda, belum masuk kelas tua jadi masih rentan bergeser istilahnya," terang Anton, dilansir dari Antara, Kamis .Karakter tanah ini disebut mampu menyerap air ketika hujan turun. Namun, ketika debit air meningkat tajam dalam waktu singkat, tanah ini menjadi tidak kuat menahan tekanan air.Kondisi itu membuat tanah mudah luruh bersama pohon-pohon besar di sekitarnya. Faktor ini kemudian memperparah dampak banjir karena material yang terbawa arus meningkatkan daya rusak aliran sungai.Baca juga: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra Foto udara tumpukan gelondongan kayu di permukiman di Tabiang Bandang Gadang, Nanggalo, Padang, Sumatera Barat, Selasa . Gelondongan kayu yang terbawa banjir bandang sejak dua pekan lalu masih tersangkut di wilayah itu. Anton menambahkan bahwa kejadian banjir bandang pada hari itu dipicu hujan ekstrem. "Kebetulan kemarin pas dipicu dengan hujan yang ekstrem, sampai 139 milimeter per hari itu, kemudian dilihat dari pola aliran ini menuju ke satu titik ini, makanya yang di Jembatan Gunung Nago itu terbawa hancur jembatannya," tutur dia.Pelebaran juga terjadi di beberapa DAS lain yang terdampak bencana. Anton menegaskan bahwa volume air yang besar bukan satu-satunya penyebab. Pohon dan material kayu yang terbawa arus ikut membuka ruang sungai lebih lebar.Ketika hal terjadi berulang kali, bentuk DAS akan berubah dan itu berdampak langsung pada pola aliran air pada kejadian berikutnya.Sebagai informasi, bencana banjir bandang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dilaporkan Kompas.com, Kamis , bencana tersebut menelan total 969 korban jiwa, serta korban hilang sebanyak 252 orang per Rabu malam.Baca juga:


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-30 17:57