MIMIKA, - Konflik warga di Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, tak kunjung menemui jalan penyelesaian. Konflik terus berlanjut hingga menyebabkan sembilan korban jiwa.Kapolsek Kwamki Narama Ipda Yusak Sawaki mengatakan, perang keluarga antara kubu Dang dan Newegalen menggunakan senjata tradisional berupa panah masih berlangsung sejak Oktober lalu.Pada hari ini, Senin , dilaporkan dua orang dari kelompok Dang meninggal dunia. Prosesi adat kremasi pun mewarnai pemakamam jenazah di sekitar lokasi konflik."Kita masih di lokasi perang, (masih berlangsung). Total sudah sembilan yang meninggal,"ujar Yusak kepada Kompas.com.Baca juga: Tawuran Petasan 2 Malam Berturut-turut Meresahkan Warga Mimika, Polisi Tingkatkan PatroliIa menjelaskan, kesembilan korban itu terdiri dari lima kelompok Dang dan empat dari kelompok Newegalen."Tadi malam, ada satu yang meninggal di Rumah Sakit Charitas. Dari kubu Dang juga. Dan hari ini, perang berlanjut bentuk luapan emosi hingga mengakibatkan dua orang lagi meninggal dunia, kubu Dang. Kedua korban hari ini terkena panah di bagian dada. Sementara yang semalam itu korban luka-luka yang dirawat dinyatakan meninggal setelah sempat menjalani perawatan," jelas Yusak.Baca juga: Sering Dihantui Korban, Pelaku Pembakaran Warga di Mimika Serahkan Diri ke PolisiHingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengamanan di lokasi dan mengimbau agar kedua kubu menyelesaikan konflik tersebut.Konflik warga di Distrik Kwamki Narama itu telah berlangsung selama beberapa bulan.Pada 20 Desember, Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa didampingi Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare bahkan harus turun tangan. Keduanya berencana menyelesaikan konflik yang terus berlarut.Sayangnya, saat berada di Kabupaten Mimika, Gubernur Meki tidak meninjau langsung lokasi perang Kwamki Narama. Sempat dilakukan pertemuan bersama perwakilan kedua kelompok di Rimba Papua Hotel.Pada pertemuan itu, pihak pemerintah daerah dan aparat keamanan belum menemukan solusi penyelesaian karena kedua kelompok tidak mencapai kesepakatan damai.
(prf/ega)
Konflik Warga di Mimika Berlanjut, Korban Jiwa Bertambah Jadi 9 Orang
2026-01-12 04:36:16
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:37
| 2026-01-12 03:55
| 2026-01-12 03:53
| 2026-01-12 03:10
| 2026-01-12 02:58










































