Samsung Resmi Umumkan Galaxy Z TriFold, Ponsel Lipat Tiga dengan Layar 10 Inci

2026-02-04 13:00:56
Samsung Resmi Umumkan Galaxy Z TriFold, Ponsel Lipat Tiga dengan Layar 10 Inci
Ringkasan berita: – Setelah didului banyak bocoran, Samsung akhirnya resmi mengumumkan ponsel lipat tiga (tri-fold) pertama mereka yang dinamai Galaxy Z TriFold di pasar global.Chief Executive Officer, President and Head of Device eXperience (DX) Division Samsung Electronics, TM Roh mengatakan ini adalah perangkat Samsung dengan segudang teknologi dan fitur yang mendefinisikan masa depan.“Galaxy Z TriFold menjawab tantangan terbesar industri mobile, yaitu terkait bagaimana sebuah perangkat bisa menggabungkan portabilitas, performa premium, hingga produktivitas,” ujar TM Roh dalam keterangan resmi di SamsungNewsroom, seperti dikutip KompasTekno, Selasa .Baca juga: Samsung Jadi Merek Paling Banyak Di-googling Orang IndonesiaSecara tampilan, Samsung Galaxy Z TriFold mengusung desain lipat ganda (dua kali lipatan) dengan mekanisme inward-folding, sehingga layar utama terlindungi saat ditutup.Ketika dibuka penuh, perangkat menyajikan pengalaman layaknya tablet dengan ukuran layar 10 inci (Dynamic AMOLED 2X, QXGA+, refresh rate 120 Hz, brightness 1.600 nit) untuk kebutuhan multitasking, produktivitas, atau menikmati konten secara sinematik.Pada saat dilipat, pengguna bisa memakai layar sekunder alias Cover Screen dengan ukuran 6,5 inci (Dynamic AMOLED 2X, FHD Plus, refresh rate 120 Hz, brightness 2.600 nit). Di mode ini, ponsel bisa dibilang akan mirip seperti Galaxy Z Fold 7. Meski punya layar cukup besar, Galaxy Z TriFold diklaim cukup tipis dan ringan. Perangkat ini memiliki ketebalan sekitar 3,9 mm ketika dibentangkan, dan 12,9 mm ketika dilipat. Bobotnya sendiri berkisar di angka 309 gram. Supaya perangkat tetap kuat, Samsung menyematkan sejumlah teknologi baru, mulai dari Armor FlexHinge untuk engsel yang lebih kuat, layar lipat yang lebih anyar, hingga material premium seperti Advanced Armor Aluminum.Baca juga: 3 Fitur Samsung Galaxy Z Fold 7 untuk Ngonten Sambil NgonserSamsung Ponsel Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold.Samsung Galaxy Z TriFold mengusung konfigurasi kamera mirip seperti Galaxy Z Fold 7. Di bagian belakang ada tiga kamera yang disusun secara vertikal dalam sebuah modul berbentuk lonjong.Ketiga kamera ini mencakup kamera utama 200 MP (f/1.7), kamera telefoto 10 MP (f/2.4, 3x optical zoom), dan kamera ultrawide 12 MP (f/2.2, bidang pandang 120 derajat). Di bagian layar utama dan sekunder, terdapat kamera selfie yang masing-masing memiliki resolusi 10 MP (f/2.2). Dari sisi performa, Galaxy Z TriFold ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite for Galaxy yang performanya juga mungkin mirip dengan Galaxy Z Fold 7.Ponsel ini didukung dengan RAM 16 GB dan media penyimpanan (storage) 512 GB atau 1 TB.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-02-04 12:46