Kronologi Penemuan Mayat di Wirobrajan Yogyakarta, Polisi Sebut Pelaku Lebih dari Satu

2026-01-12 03:51:13
Kronologi Penemuan Mayat di Wirobrajan Yogyakarta, Polisi Sebut Pelaku Lebih dari Satu
YOGYAKARTA, - Anak yang hendak akan bermain bola menemukan mayat di sebuah rumah yang ada di Ketanggungan, Wirobrajan, Kota Yogyakarta.Korban diketahui berinisial NP (25). Ketua RT 40 Ketanggungan, Totok Yuniarto, mengatakan mayat NP ditemukan di rumah K, pengurus sepak bola di lapangan Mancasan.Pagi itu, Senin , sekitar pukul 05.00, ada pelajar hendak meminjam bola ke rumah K dan menemukan seseorang tergeletak di teras rumah.“Ternyata ada mayat tergeletak di situ lalu teriak-teriak. Baru sekitar jam 8 diambil ambulans,” kata Totok, Senin malam.Baca juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Wirobrajan Yogyakarta, Diduga Korban PenganiayaanIa menjelaskan, bahwa NP bukan warganya, karena NP tidak menetap di rumah tersebut.“Anak (NP) itu bukan warga kami, saya juga tidak tahu, dia juga tidak tinggal di situ. Kalau tinggal di situ kan pasti laporan ke RT,” kata dia.Ia juga tidak tahu persis apa hubungan antara NP dengan K, namun ia menduga NP adalah teman K lantaran K akrab dengan remaja-remaja sekitar karena sebagai pengurus Lapangan Mancasan.“Mungkin ya hanya pertemanan, saya nggak tahu. Kan Pak K dekat sama anak-anak, ada yang sering titip motor di situ,” ujarnya.Baca juga: Pemkot Yogyakarta Ungkap Sejumlah Persoalan Saat Malioboro Full PedestrianSebelumnya, mayat bersimbah darah yang ditemukan di Wirobrajan, Kota Yogyakarta, diduga merupakan korban pembunuhan.“Siap (betul korban diduga korban pembunuhan),” ujar Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia, Senin .Dia menyampaikan, diduga pelaku pembunuhan lebih dari satu, melakukan penganiayaan hingga meninggal dunia.“Lebih (pelaku diduga lebih dari satu),” kata Pandia.Kombes Pol Eva Guna Pandia masih berupaya mengejar pelaku.“Betul, mohon waktu ya, ini baru kita kejar pelaku, mudah-mudahan besok bisa kita rilis,” ujarnya.Pandia menyampaikan mayat yang ditemukan itu berinisial NP (25) warga Ngampilan, Kota Yogyakarta.Pihaknya juga telah mengantongi ciri-ciri serta identitas pelaku. “Masih kita kejar pelakunya ini, sudah (kantongi ciri-ciri) baru kita kejar,” ucap dia.Baca juga: Tol Bawen–Yogyakarta Ditargetkan Beroperasi 2026, Pengerjaan DikebutDia menjelaskan kondisi mayat saat ditemukan pemilik rumah dalam kondisi luka-luka, seperti luka lebam di kedua mata, luka robek di kepala, dan luka di bagian jempol kaki.“Jempol kaki berdarah, kayanya kena aspal saat dibonceng,” ujar dia.


(prf/ega)