KENDAL, - Jembatan penghubung Dusun Ngijo dan Dusun Mangir, Desa Purwogondo, Boja, Kendal kini ambrol akibat tergerus arus sungai saat hujan deras. Jembatan tersebut dibangun pada 2023.Kondisinya kini rusak. Akibatnya, akses jalan untuk roda empat terhambat dan harus menempuh jalur lain jika hendak ke jalan raya.Kepala Desa Purwogondo, Awida Candra Kistrawan, menjelaskan bahwa jembatan penghubung Ngijo-Mangir itu ambrol pada hari Senin, tanggal 8 Desember 2025, sekitar pukul 18.30 WIB.Ambrolnya jembatan sepanjang 10 meter, dengan lebar 4 meter dan tinggi 5 meter itu, disebabkan pondasinya tergerus arus sungai yang mengalir kencang.“Jembatan ambrol dikarenakan pondasinya terkikis aliran sungai saat hujan deras pada hari Minggu dan pada hari Senin,” kata Candra, Selasa .Baca juga: Biaya SLF Capai Rp 20 Juta, Pengusaha Apotek di Kendal Minta Kebijakan DirevisiCandra menambahkan bahwa pihaknya sudah melaporkan kejadian itu ke bupati.“Jembatan dibangun tahun 2023, dengan anggaran sebesar Rp 227 juta dari dana bantuan keuangan khusus berbasis dusun,” terangnya.Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kendal, Iwan Sulistyo mengatakan, pihaknya sudah mendapat informasi terkait dengan ambrolnya jembatan Ngijo-Mangir dan sudah meninjau kondisi jembatan tersebut.Pihaknya juga berkoordinasi dengan DPUPR Kendal.“Tadi pagi kami sudah meninjau jembatan Ngijo – Mangir. Untuk penanganan lanjutan, nunggu kajian teknis PU,” terangnya.Baca juga: 100 Hektar Sawah di Kendal Kena Banjir Rob Disulap Jadi Kolam IkanMenurut Iwan, kejadian jembatan amblas tersebut mengakibatkan tertutupnya akses jalan ke Dusun Ngijo, Desa Purwogondo, dari arah Limbangan, dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua menggunakan jembatan lama.“Harus hati-hati jika melewati jembatan tersebut,” ujarnya.Kepala DPUPR Kabupaten Kendal, Sudaryanto, menegaskan bahwa pihaknya sudah mendapat informasi dan berkoordinasi dengan BPBD Kendal untuk melakukan pengkajian jembatan Ngijo-Mangir, Desa Purwogondo, Boja, yang ambrol karena pondasinya terkikis air.Namun, pihaknya belum tahu dana yang akan digunakan untuk membangun itu, bersumber dari mana.Baca juga: Karangsari Tak Lagi Masuk Kawasan Kumuh Kendal, Nusron Wahid: Sekarang Sudah BersertifikatApakah diambilkan dari Dana Tidak Terduga, atau dari DPUPR Kendal.“Ini sudah tutup tahun. Kemungkinan baru bisa dibangun tahun 2026,” ujarnya.
(prf/ega)
Dibangun Pada 2023, Jembatan Ngijo-Mangir di Kendal Kini Ambrol Tergerus Arus Sungai
2026-01-12 05:45:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:48
| 2026-01-12 05:14
| 2026-01-12 04:05
| 2026-01-12 04:03
| 2026-01-12 03:46










































