OJK Beberkan Kisi-kisi Profil Calon Bank Umum Syariah Baru, Simak Bocorannya

2026-01-12 05:28:19
OJK Beberkan Kisi-kisi Profil Calon Bank Umum Syariah Baru, Simak Bocorannya
JAKARTA, - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menjalin komunikasi dengan dua bank yang rencananya akan menyapih atau melakukan spin off pada bisnis syariahnya.Dari jumlah tersebut, satu bank syariah disebut menunjukkan peluang paling besar untuk turut meramaikan dua spin off yang telah diumumkan sebelumnya yakni PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA).Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan, skema yang direncanakan oleh dua bank tersebut bisa mencakup spin off atau disertai dengan merger."Jadi ada dua sekarang sekitar yang masih dalam penjajakan gitu, yang ke arah mana nih (rencana bisnisnya). Masalahnya sedang kami bicarakan dulu, tahunnya kapan, di-announce-nya kapan," kata dia ketika ditemui di sela-sela acara Islamic Finance Summit (IIFS) 2025 di Surabaya, Selasa .Baca juga: Bos OJK Sebut Sektor Keuangan Syariah Perlu Pendalaman Pasar, Simak 3 Strateginya Namun demikian, Dian enggan memerinci dengan detail siapa dua bank syariah yang sedang menjalin komunikasi dengan OJK tersebut.Sedikit informasi yang diberikan adalah salah satu pihaknya merupakan emiten yang melantai di pasar modal."Saya obrolkan katanya nanti itu akan memengaruhi saham pasar modal, nanti berpengaruh ke sana," imbuh dia.Lebih lanjut, Dian menjelaskan, salah satu dari dua nama tersebut tergolong dalam bank yang telah memiliki modal besar dan mendekati ketentuan aset minimum OJK.Dengan demikian, proses pemisahan bisa dilakukan dengan menambah sedikit lagi modal, sehingga memenuhi ketentuan yang berlaku."Ada yang sudah dekat angka itu lah (aset bank syariah)," ucap dia.Baca juga: OJK Ungkap Tantangan Pengembangan Industri Keuangan Syariah, Mulai Permodalan hingga Diversifikasi ProdukSementara itu, satu perbankan syariah lagi rencananya akan melibatkan aksi takeover atau merger.Lebih rinci lagi, dua bank tersebut terdiri dari bank asli Indonesia dan bank dengan pemilik asing yang berasal dari Asia."Tapi intinya berarti akan ada tiga lah (bank syariah baru)," terang Dian.


(prf/ega)