Besok, Kemenhaj Akan Umumkan Proses Rekrutmen Petugas Haji 2026

2026-01-12 03:32:52
Besok, Kemenhaj Akan Umumkan Proses Rekrutmen Petugas Haji 2026
JAKARTA, - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan bahwa pihaknya akan mengumumkan proses rekrutmen petugas haji 2026, Jumat besok."Mungkin besok akan mulai diumumkan proses rekrutmen dan tahapan-tahapan dari rekrutmen petugas haji," ujar Dahnil saat ditemui usai agenda Pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XI MUI, di Hotel Mercure, Jakarta Utara, Kamis .Dahnil menjelaskan, petugas haji akan dibagi berdasarkan kategori-kategori. Ada yang bertugas di daerah, di pusat, hingga di Arab Saudi.Baca juga: Kemenhaj Diminta Perbanyak Jumlah Petugas Haji PerempuanIa memastikan, Kemenhaj akan mengumumkan tahapannya secara detail melalui website resmi."Iya ada PPIH Pusat, PHD bertugas di daerah, dan sebagainya. Rinciannya tidak hafal ya. Sekitar 1.000 lah. Nanti diumumkan melalui website resmi," kata dia.Untuk diketahui, petugas haji adalah mereka yang akan melaksanakan pembinaan, pelayanan dan perlindungan, serta pengendalian dan pengoordinasian pelaksanaan operasional ibadah haji dalam negeri dan di Arab Saudi.Baca juga: Pelatihan Petugas Haji Dimulai Januari-Februari 2026, Diajarkan Bahasa Arab DasarRekrutmen dilakukan untuk mencari tenaga profesional yang akan bertugas mendampingi jemaah selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyatakan bahwa proses rekrutmen dilakukan secara terbuka, terukur, dan berbasis kompetensi."Seleksi PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter tingkat daerah akan dilaksanakan pada November 2025, dilanjutkan seleksi tingkat pusat pada Desember 2025. Semua tahapan akan berlangsung transparan dan akuntabel untuk menjaring petugas yang profesional dan berintegritas," ujar Irfan Yusuf dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, beberapa waktu lalu.Baca juga: Seleksi Petugas Haji Dimulai November 2025, Kemenhaj Janji Transparan dan AkuntabelIa menegaskan bahwa seleksi ini tidak dipungut biaya dan tidak ada jalur khusus di luar mekanisme resmi yang ditetapkan Kemenhaj.Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti bimbingan teknis (bimtek) dan pelatihan lapangan pada Januari hingga Februari 2026, sebelum bertugas mendampingi jemaah di Tanah Suci."Kami ingin memastikan hanya calon terbaik yang memiliki komitmen melayani jemaah yang akan terpilih. Petugas haji harus menjadi teladan profesionalisme," kata Gus Irfan.


(prf/ega)