Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Bencana di Aceh Malam Ini

2026-01-12 01:58:41
Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Bencana di Aceh Malam Ini
- Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi terkait penanganan bencana di Banda Aceh, Minggu malam.Dalam arahannya, Presiden menyampaikan bahwa kunjungannya ini merupakan yang kedua ke Aceh untuk meninjau langsung penanganan pasca bencana banjir dan longsor di Sumatera.“Tadi saya bersama Gubernur Aceh dan beberapa pejabat meninjau langsung kondisi di Bireuen, melihat pembangunan Jembatan Bailey yang sedang dikerjakan Kementerian PU dengan bantuan TNI,” kata Prabowo.“Pekerjaannya berjalan baik, dan diharapkan dalam satu minggu sudah bisa beroperasi sehingga jembatan-jembatan lainnya dapat segera dibuka,” imbuhnya.Presiden juga menyampaikan bahwa sejumlah laporan di lapangan menunjukkan kondisi yang memprihatinkan.Baca juga: Saat Prabowo Ikut Santap Menu Korban Banjir di Aceh: Ada Sendok? Saya Mau CobaBanyak area persawahan rusak akibat banjir, sementara beberapa bendungan, baik besar maupun kecil, dilaporkan jebol sehingga mengganggu aliran irigasi.“Sawah banyak yang rusak. Menteri Pertanian ada di sini? Tidak ada, ya. Tolong dicatat,” kata Prabowo.Selain itu, gubernur dan para bupati juga melaporkan banyak rumah warga yang perlu dibantu untuk dibangun kembali.Kendati demikian, Presiden menilai operasi penanganan bencana di beberapa daerah sudah berjalan cukup masif dan responsif, meski masih terdapat tantangan terkait kondisi alam.Baca juga: Kembali Kunjungi Aceh, Prabowo Pastikan Percepatan Penanganan BencanaRapat koordinasi tersebut dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Mauarar Sirait, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta para Kepala Staf TNI AD, AL, dan AU.Turut hadir pula Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratino, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.


(prf/ega)