Mobil Tabrak Tenda untuk Acara Maulid di Jakbar, 2 Orang Terluka

2026-02-05 00:11:57
Mobil Tabrak Tenda untuk Acara Maulid di Jakbar, 2 Orang Terluka
Satu unit mobil menabrak tenda untuk acara Maulid Nabi Muhammad SAW di depan Masjid Baitushobri, Kembangan, Jakarta Barat. Peristiwa itu menyebabkan dua orang terluka.Dilansir Antara, Minggu , saksi di lokasi bernama Zaenal (40) menyebutkan kecelakaan bermula saat mobil yang dikemudikan seorang laki-laki dan terdapat penumpang wanita itu melintas dari arah Kedoya menuju Kembangan."Terus tahu-tahu langsung menabrak saja, menabrak tenda kena sound system," kata Zaenal.Ada dua orang mengalami luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Dia menduga korban luka merupakan petugas sound system."Yang luka kayaknya orang sound system," kata dia.Belum ada informasi detail soal penyebab kecelakaan itu. Zaenal menduga pengemudi dalam pengaruh alkohol."Kayaknya sih mabuk, kelihatan, soalnya mukanya acak-acakan banget," ujarnya.Salah satu panitia acara, Adi, mengaku tidak melihat langsung saat ada mobil menabrak tenda acara Maulid Nabi Muhammad SAW itu. Ketika dia tiba di lokasi, tenda sudah berantakan dan ada kendaraan rusak di tengah tenda."Tapi tadi sih kejadiannya pas lagi persiapan. Jadi belum ada jemaah," kata Adi.Acara Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid tersebut berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB. Insiden itu terjadi saat persiapan sebelum ada jemaah yang datang.Pengemudi mobil bersama ketua RT kemudian diperiksa oleh petugas kepolisian. Secara terpisah, Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polres Mentro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto menyampaikan dua orang mengalami luka akibat kecelakaan tersebut mengalami luka memar di tangan dan kaki."Keduanya mendapat perawatan di RSUD Kembangan," katanya.Lihat juga Video 'Adu Banteng Motor Vs Motor di Tanah Abang, 1 Orang Tewas':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-04 23:04