Kala Presiden Prabowo Bangga dengan KRL: Tidak Kalah dengan Eropa...

2026-02-04 07:17:56
Kala Presiden Prabowo Bangga dengan KRL: Tidak Kalah dengan Eropa...
JAKARTA,  - Presiden RI Prabowo Subianto mengaku bangga dengan kemajuan layanan operasional kereta rel listrik (KRL) di Tanah Air. Menurutnya, kualitas transportasi publik ini kini sudah sebanding dengan layanan serupa di negara-negara maju.Kebanggaan itu disampaikan Prabowo usai menjajal langsung perjalanan KRL rute Manggarai–Tanah Abang, Jakarta, Selasa .Ia naik KRL bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin, dalam rangka menghadiri peresmian wajah baru Stasiun Tanah Abang.Baca juga: Stasiun Tanah Abang Baru Diresmikan Prabowo, Pembangunannya Habiskan Anggaran Rp 380 MiliarDi dalam gerbong, suasana tampak santai. Presiden sempat berbincang dengan para penumpang yang sedang beraktivitas seperti biasa. Ia pun menanyakan pengalaman mereka menggunakan KRL.“Ya, saya tanya. 'Sering enggak naik kereta? Sering. Bagus enggak? Bagus, Pak. Dulu padat sekali, sekarang agak lumayan, nyaman dan sebagainya'. Ya, saya kira benar itu,” kata Prabowo kepada awak media, seperti dikutip dari Antara.Menurut Kepala Negara, tanggapan positif para pengguna menunjukkan kemajuan besar dalam pelayanan transportasi publik, terutama di sektor perkeretaapian perkotaan.“Saya lihat banyak sekali warga negara asing datang, kaget di Indonesia melihat sistem kereta api kita. Ada yang naik sampai ke Surabaya. Ya kan? Kaget,” ujarnya.Meski mengakui masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki, Presiden mengajak masyarakat untuk turut bangga atas capaian pembangunan yang sudah diraih.“Kita ini merasa bahwa masih banyak kekurangan. Tapi kalau kita berprestasi, kita harus bangga dong dengan prestasi kita. Saya bangga sebagai anak Indonesia, bangga punya kereta api seperti ini,” tuturnya./FIKA NURUL ULYA Presiden Prabowo Subianto saat menjajal kereta rel listrik (KRL) commuter line Jabodetabek usai peresmian Stasiun Tanah Abang Baru di Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa . Prabowo juga membandingkan pengalaman masa mudanya saat banyak bepergian ke luar negeri. Menurutnya, layanan KRL di Indonesia kini tak kalah dengan sistem transportasi di Eropa.“Saya langlang buana di Eropa waktu muda. Kereta api, kereta api, kereta api. Ini tidak kalah,” ujarnya.Menutup pernyataannya, Presiden menyampaikan harapannya agar peningkatan kualitas layanan perkeretaapian terus dilakukan hingga menjangkau seluruh wilayah Indonesia.“Saya ingin kereta api di seluruh Indonesia nanti seperti ini,” kata Prabowo.Baca juga: Berapa Harga Airbus A400M, Pesawat Angkut Jumbo yang Dipesan Prabowo?


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-04 05:15