KARAWANG, - Banjir merendam sejumlah wilayah Karawang, Jawa Barat, Senin . Meski begitu, sebagian telah surut, misalnya di Dawuan.Isem, warga Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat menyebut banjir datang merendam rumahnya sekitar pukul 05.00 WIB.Adapun wilayah lainnya banjir lebih dulu datang."Barang-barang memang sudah tidak ada di bawah, di atas semua. Ini ngungsi di ponakan, bawa baju saja," kata Isem.Baca juga: Hunian Tetap Korban Banjir di Sumut Mulai Dibangun, Ini Sebaran WilayahnyaIsem menyebut, dalam sebulan ini, banjir datang lebih dari lima kali.Adapun dalam setahun, menurutnya, sudah tak terhitung.Kaming, petugas Satuan Tugas (Satgas) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang menyebut air mulai masuk ke perkampungan warga di Karangligar sejak pukul 01.00 WIB. "Paling tinggi 1,5 meter," kata Kaming.Sebanyak 188 rumah warga di 5 rukun tetangga (RT) kini terendam banjir.Adapun warga terdampak ada 790 orang.Sebagian warga mengungsi di masjid, mushala, rumah bidan desa, dan rumah warga yang lebih aman.Sebagai langkah antisipasi, tim gabungan telah bersiaga lengkap dengan dua perahu untuk mengevakuasi warga apabila ketinggian air banjir meningkat.Baca juga: Pemerintah Klaim Bangun 1.050 Hunian Sementara Korban Banjir Sumatera, Masinton: Tapteng Belum DapatSementara itu, banjir di Dawuan, Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, telah surut.Sebelumnya, banjir yang menggenangi wilayah Dawuan hingga ke Jalan Ahmad Yani, Pantura, membuat kendaraan mogok dan menyebabkan kemacetan."Sudah surut, jadi itu banjir karena hujan yang deras semalam. Namun, banjir hanya selewat," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang, Ferry Muharram, Senin .BPBD Karawang mencatat, sebanyak 1.230 jiwa dari 386 kepala keluarga (KK) terdampak bencana banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Karawang hingga Senin .
(prf/ega)
Banjir di Sejumlah Wilayah Karawang, Sebagian Surut
2026-01-11 04:02:44
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:41
| 2026-01-11 02:22
| 2026-01-11 02:21
| 2026-01-11 01:39










































