Libur Nataru di Puncak, Perhatikan Kondisi Kendaraan dan "Personal Kit"

2026-01-12 06:20:32
Libur Nataru di Puncak, Perhatikan Kondisi Kendaraan dan
CIANJUR, – Pengunjung yang hendak menghabiskan libur akhir tahun di kawasan Puncak, Cianjur, Jawa Barat, perlu memastikan kondisi kendaraannya prima sebelum memulai perjalanan.Hal ini mutlak dilakukan karena kawasan wisata tersebut masih dilanda cuaca ekstrem, ditandai hujan lebat disertai angin kencang dan kabut tebal. Kondisi alam tersebut dapat memengaruhi kelancaran lalu lintas serta performa kendaraan secara signifikan.Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Cianjur, Inspektur Dua Ika Cakra Mustika, mengatakan, seluruh komponen kendaraan harus diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman.“Terutama bagi pengendara dari luar kota, seperti Jakarta, karena jarak tempuh cukup jauh sehingga kendaraan perlu dalam kondisi baik dan prima,” ujar Cakra kepada Kompas.com, Senin .Baca juga: Antisipasi Macet Puncak Cianjur Saat Libur Nataru: Titik Hambat, Jalur Alternatif, dan KompensasiMenurut Cakra, sejumlah langkah penting perlu dilakukan sebelum berkendara, seperti memeriksa sistem pengereman, mengecek kondisi ban, dan memastikan lampu kendaraan berfungsi dengan baik.Mengingat medan Puncak yang terjal, fungsi rem menjadi kunci keselamatan utama.Selain performa kendaraan, Cakra menekankan bahwa kondisi fisik pengendara juga penting diperhatikan. Pengunjung disarankan membawa perlengkapan pribadi atau personal kit yang disesuaikan dengan kondisi cuaca saat ini, serta perbekalan yang cukup seperti makanan dan obat-obatan.“Supaya tidak perlu bolak-balik ke penginapan atau hotel menggunakan kendaraan selama liburan di kawasan ini,” ucapnya.Langkah ini dinilai efektif untuk mengurangi beban volume kendaraan di jalan raya, sehingga wisatawan tidak perlu sering keluar masuk area penginapan hanya untuk mencari kebutuhan logistik.Baca juga: Rem Bocor, Bus Jember-Surabaya Ini Dipaksa Turunkan Penumpang di Terminal LumajangCakra juga mengingatkan pengendara untuk memahami kontur Jalur Puncak yang berkelok, dengan tikungan dan turunan tajam.Pengendara harus tetap fokus dan dilarang keras mengemudi dalam kondisi lelah atau mengantuk karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan fatal.Wisatawan diimbau untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta selalu mengikuti arahan petugas yang berjaga di lapangan demi kelancaran bersama.“Selalu tingkatkan kehati-hatian selama berkendara, mengingat Jalur Puncak juga saat ini kerap diguyur hujan lebat dan kadang diselimuti kabut yang dapat mengurangi jarak pandang. Karenanya, penting untuk tetap fokus dan menjaga kecepatan kendaraan,” terang dia.Lebih lanjut, Cakra mengatakan bahwa petugas gabungan telah ditempatkan di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan di sepanjang Jalur Puncak selama momen libur Nataru.Pengendara yang mengalami kendala teknis maupun kesehatan bisa mencari bantuan di pos terdekat.”Pengguna jalan dapat memanfaatkan pos pelayanan maupun pos pengamanan yang ada jika mengalami kendala di perjalanan,” ujar Cakra.Pihak kepolisian memprediksi puncak arus kendaraan menuju kawasan wisata Puncak pada momen libur akhir tahun akan berlangsung mulai 30 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.Masyarakat diminta merencanakan waktu perjalanan dengan baik untuk menghindari kemacetan panjang.


(prf/ega)