Jakarta - Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta yang terdiri dari pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwir dan pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum berpesan agar PBNU agar menghormati otoritas kiai sepuh. Nasihat itu disampaikan menyikapi kemelut yang terjadi di internal PBNU usai beredar surat pencopotan Gus Yahya sebagai ketum."Kami menempatkan diri pada posisi menjaga kebersamaan dansuasana rukun di lingkungan jam’iyah agar kerja organisasi dan program yang telah disepakati bersama tetap berjalan dengan tenang. Pendekatan kekeluargaan pesantren menjadi dasar untuk merawat kelangsungan khidmah demi kejayaan NU, di tengah munculnya pola yang tidak biasa yang dapat membuka ruang ketidakstabilan di masyarakat yang kini sedang dihadapkan pada berbagai isu mutakhir di kalangan umat Islam," kata ketua Yayasan Ali Maksum, KH Afif Hasbullah dalam rilis yang diterima Senin .Pesantren Krapyak mengimbau penyelesaian persoalan di internal PBNU dilakukan dengan melalui mekanisme organisasi yang benar dan sah.Advertisement"Dari Krapyak kami mendorong agar apa pun persoalan di tubuh PBNU, harus dilakukan melalui mekanisme organisasi yang benar, dengan mengutamakan musyawarah," katanya.
(prf/ega)
Pesan Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak untuk PBNU: Hormati Otoritas Kiai Sepuh
2026-01-12 03:50:33
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:14
| 2026-01-12 03:39
| 2026-01-12 03:28










































