Kemenkes Diminta Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Pascabencana di Sumatera

2026-01-12 06:21:12
Kemenkes Diminta Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Pascabencana di Sumatera
JAKARTA, - Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk meningkatkan pelayanan kesehatan pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Pasalnya, pelayanan kesehatan merupakan aspek terpenting bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut."Operasional rumah sakit mestinya menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana. Dua puluh hari adalah waktu yang terlalu lama, sementara masyarakat sangat membutuhkan layanan pengobatan," ujar Nihayatul dalam keterangannya, Rabu .Baca juga: Prabowo: Banjir Sumatera Beri Pelajaran, Harus Ada Lumbung Pangan DesaIa sendiri mengkritik lambannya proses pemulihan fasilitas kesehatan di daerah terdampak bencana di Sumatera.Berdasarkan catatannya, rumah sakit baru dapat beroperasi kembali pada hari ke-20 setelah tiga provinsi tersebut diterjang banjir dan longsor.Kini, Kemenkes diharapkan untuk memastikan fasilitas kesehatan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat terdampak."Tidak cukup hanya membuka kembali rumah sakit. Layanannya harus berjalan maksimal, lingkungannya sehat dan aman, serta stok obat-obatan tersedia dan mencukupi kebutuhan warga," ujar Nihayatul.Baca juga: Update BNPB: Korban Tewas Banjir-Longsor Sumatera Jadi 1.053 Orang, 200 HilangKomisi IX, kata Nihayatul, akan terus mengawal pemulihan sektor kesehatan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat."Pemulihan kesehatan masyarakat pascabencana tidak boleh lambat. Ini menyangkut keselamatan dan hak dasar warga negara," ujar Nihayatul. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja Foto udara kondisi sekitar jembatan darurat di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis . Warga masih melintasi jembatan darurat dari batang kayu akibat jalan dan jembatan penghubung antara Kabupaten Tapanuli Selatan menuju Tapanuli Tengah-Sibolga serta Medan putus diterjang banjir bandang pada Selasa . Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan, 41 rumah sakit (RS) yang sebelumnya terdampak bencana di Sumatera kini sudah beroperasi kembali.Hal tersebut disampaikan Budi kepada Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin ."Itu 41 rumah sakit yang sempat tidak beroperasi, sekarang alhamdulillah 100 persen sudah mulai beroperasi walaupun bertahap," ujar Budi dalam sidang kabinet paripurna, Senin.Budi melanjutkan, instalasi gawat darurat (IGD) dan ruang operasi menjadi yang dibuka pertama kali, sebelum akhirnya kembali ke layanan penuh.Baca juga: Pascabanjir di Sumatera: Kebutuhan Dasar dan Trauma Korban Jadi Tantangan Baru NegaraSalah satu rumah sakit yang menjadi perhatian adalah Rumah Sakit Tanjungpura yang terletak Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.Rumah sakit tersebut terdampak banjir cukup parah, tetapi kini telah kembali memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.


(prf/ega)