Banjir Rendam 3 Desa di Pamekasan, 600 Jiwa Terdampak

2026-01-11 15:39:16
Banjir Rendam 3 Desa di Pamekasan, 600 Jiwa Terdampak
PAMEKASAN, - Sebanyak 150 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir yang melanda tiga Desa di Kabupaten Pamekasan, Senin .Banjir terjadi di Desa Kramat dan Desa Ambat Kecamatan Tlanakan. Air juga merendam puluhan rumah di Desa Jalmak Kecamatan Pamekasan.Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, rumah yang terdampak banjir untuk sementara diketahui sebanyak 150 rumah warga. Lalu, sebanyak 600 jiwa terdampak.Eva (31), Warga Desa Jalmak mengungkapkan bahwa air mulai datang sejak Senin dini hari atau sekitar pukul 03.00 WIB.Baca juga: Pensiunan TNI Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos di PamekasanMenurut dia, saat air naik hanya sebagian warga yang belum mengetahui adanya banjir."Air mulai naik dan terus membesar sejak subuh," kata Eva, Senin.Sekitar pukul 04.00 WIB, air sudah mulai masuk ke rumah-rumah warga. Kedalaman banjir sekitar 30 sentimeter di gang 5, Desa Jalmak."Banyak rumah yang terendam. Beruntung barang-barang masih sempat dipindah ke tempat yang lebih tinggi," ujarnya.Sementara itu, Sudahri (37), warga Desa Ambat menyampaikan bahwa banjir di daerahnya baru sekarang terjadi. Bahkan, banjir langsung menggenangi puluhan rumah."Baru sekarang terjadi banjir cukup luas disni. Sebelumnya tidak pernah," katanya.Baca juga: Toko Jamu dan Plastik Ludes Terbakar di Pamekasan, 2 Petugas Damkar Alami LukaDia mengatakan, air sudah mulai datang pada Minggu, 21 Desember 2025, pukul 22.00 WIB. Lalu, ketinggian air terus bertambah setelah air laut pasang.Akibatnya, air masuk ke rumah-rumah warga yang cukup padat. Namun, menurut Sudahri, tidak ada kerusakan apa pun akibat banjir.Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Achmad Zainullah mengatakan, tim BPBD sudah terjun ke lokasi sejak tadi malam.Pihaknya sudah mendata ada 150 KK dan 600 jiwa yang terdampak. Berdasarkan data, rumah warga yang terendam sebagian besar di Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan."Total yang terdampak 150 rumah. Semuanya ada 600 jiwa yang terdampak. Paling banyak di Dusun Kramat Bawah, Desa Kramat," ujar Achmad, Senin.Baca juga: Pemerintah Akan Bangun Rumah bagi Korban Banjir, Bupati Tapsel: Kami Ajukan di Lahan 5 Hektar


(prf/ega)