JAKARTA, - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, 10 dari 14 antigen vaksin yang digunakan untuk program imunisasi sudah mampu diproduksi di Indonesia."10 dari 14 antigen vaksin program imunisasi telah mampu diproduksi dalam negeri," kata Budi, dalam sambutannya ketika menjadi pembina upacara pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang digelar di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu .Budi menyebut, perusahaan vaksin sudah berkembang usai pandemi Covid-19.Tak hanya vaksin, produksi mayoritas obat juga sudah dilakukan di dalam negeri.Baca juga: Banyak Generasi Muda Kesehatan Mentalnya Terganggu, Menkes: Jangan Berambisi Besar di Luar Kemampuan"Jumlah perusahaan vaksin sudah meningkat dari sebelum Covid-19, (dulu) hanya satu, sekarang menjadi empat perusahaan vaksin di seluruh Indonesia," imbuh dia."10 dari 10 bahan baku obat terbesar telah berhasil diproduksi di dalam negeri. 8 dari 10 produk obat berbasis biologi telah mampu diproduksi di dalam negeri," tambah Budi.Selain vaksin dan obat, kata Budi, peralatan medis dan pelayanan rumah sakit juga menjadi fokus utama di Kemenkes untuk pencegahan berbagai penyakit kronis."Percepatan ini dilakukan dengan program pengampuan penyakit prioritas utama, yaitu kanker, jantung, stroke, ginjal," imbuh dia.Teknologi-teknologi kesehatan digital seperti X-ray, CT scan, dan MRI sekarang sudah bisa masuk ke dalam database pemerintah.Baca juga: Menkes: Fokus Kami Bergeser dari Obati Orang Sakit Jadi Jaga Orang Tetap Sehat"Bisa kita lakukan analisis mempergunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas dari analisis data-data tersebut," ucap dia.Sejalan dengan itu, Budi mengatakan, sebanyak 268 juta penduduk atau hampir 100 persen telah dijangkau oleh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)."Porsi asuransi dalam belanja kesehatan yang setiap tahunnya mencapai Rp 640 triliun telah meningkat pesat, menunjukkan masyarakat terlindungi secara finansial kalau ada kejadian kesehatan yang fatal bagi mereka," kata dia.
(prf/ega)
10 dari 14 Antigen Vaksin untuk Imunisasi Mampu Diproduksi di Indonesia
2026-01-11 23:10:43
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:26
| 2026-01-11 22:03
| 2026-01-11 21:29
| 2026-01-11 21:20










































