Bus PO Cahaya Trans Tetap Beroperasi Usai Kecelakaan Maut di Tol Krapyak yang Tewaskan 16 Orang

2026-01-11 23:26:52
Bus PO Cahaya Trans Tetap Beroperasi Usai Kecelakaan Maut di Tol Krapyak yang Tewaskan 16 Orang
– Perusahaan Otobus (PO) Cahaya Trans tetap menjalankan operasional armadanya meski salah satu bus miliknya terlibat kecelakaan maut di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin dini hari.Insiden tersebut menewaskan 16 penumpang dan melukai belasan lainnya.Dikutip dari Tribunnews, di pool PO Cahaya Trans Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin , bus dengan rute Jakarta–Yogyakarta tetap melayani penumpang seperti biasa, tanpa ada penghentian sementara operasional.Seorang petugas tiket PO Cahaya Trans di Pasar Rebo, Arul (bukan nama sebenarnya), mengatakan keberangkatan bus tetap berlangsung sejak pagi hingga sore hari.“Ada (keberangkatan) hari ini. Tadi pagi ada, sore juga ada,” kata Arul saat ditemui di agen PO Cahaya Trans Pasar Rebo.Baca juga: Daftar Lengkap Nama Korban Kecelakaan Bus di Tol Krapyak SemarangIa menjelaskan, jadwal keberangkatan sore hari dijadwalkan sekitar pukul 18.00 WIB, serupa dengan jadwal bus yang mengalami kecelakaan dini hari tadi.Namun demikian, Arul menegaskan pool Pasar Rebo bukanlah titik awal keberangkatan armada Cahaya Trans.“Kalau di sini hanya lintas saja. Kalau ada penumpang, bus berhenti sebentar,” ujarnya.Kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, pada Senin dini hari. Bus PO Cahaya Trans jurusan Jakarta–Yogyakarta dilaporkan terbalik setelah menabrak pembatas jalan di jalur turunan exit tol.Bus bernomor polisi B 7201 IV itu mengangkut 34 penumpang. Akibat kecelakaan tersebut, 16 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara sisanya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda.Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, mengatakan seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan.“Dengan rincian 17 orang selamat. Beberapa orang mengalami luka berat, 15 orang meninggal dunia,” ujar Budiono.Proses evakuasi melibatkan Basarnas, Polri, Dinas Kesehatan, Jasa Marga, dan Palang Merah Indonesia (PMI). Seluruh korban telah dibawa ke sejumlah rumah sakit di Kota Semarang untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.Baca juga: Sederet Fakta Kecelakaan Bus PO Cahaya: Tak Laik Jalan, Dikemudikan Sopir CadanganKementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan bus PO Cahaya Trans yang mengalami kecelakaan maut tersebut tidak laik jalan dan dilarang beroperasi.Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mengungkapkan berdasarkan data sistem BLU-e, bus B 7201 IV terakhir menjalani uji berkala pada 3 Juli 2025.


(prf/ega)