Menteri Perumahan Beri UI Dana Abadi Rp 5 Miliar, Apa Tujuannya?

2026-01-14 14:36:02
Menteri Perumahan Beri UI Dana Abadi Rp 5 Miliar, Apa Tujuannya?
- Universitas Indonesia (UI) mendapatkan bantuan dana abadi dari Menteri Perumahan dan Pemukiman Maruarar Sirait sebesar Rp 5 miliar dalam jangka waktu 10 tahun.Maruarar Sirait menjelaskan, pihaknya akan menyerahkan dana abadi tersebut setiap tahun sebesar Rp 500 juta untuk mendukung pengembangan UI."Jadi kami sangat bangga, kami dukung, saya sangat percaya superdaya manusia itu adalah hal yang paling utama bagi besar berjaya berkibarnya sebuah bangsa, eksistensi sebuah bangsa," kata Maruarar Sirait di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Senin .Pria yang akrab disapa Ara ini menjelaskan, bahwa dana abadi yang diberikan ke UI bukan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).Baca juga: Rektor UI Ingatkan Pemerintah Kembali Review Izin Konversi HutanTetapi murni dari dana pribadinya karena sang ayah, adik, dan anak kadungnya adalah alumni UI."Saya bersyukur hari ini diberikan kesempatan Tuhan untuk bisa mendukung UI," ujarnya.Dalam kesempatan yang sama, Rektor UI Heri Hermansyah menjelaskan dana abadi dari Ara akan digunakan untuk berbagai macam keperluan pengembangan UI.Mulai dari riset, inovasi hingga pemberian beasiswa untuk mahasiswa yang tidak mampu juga bisa dibantu dengan dana abadi."Nah dana abadi ini, dana pokoknya itu konsepnya tidak boleh berkurang. Jadi dana pokoknya itu eternal, abadi. Nah hasil kelolaannya, nanti hasil kelolaannya, ada direktur dana abadi yang mengelola," tutur Heri.Baca juga: UI Buka 141 Lowongan Dosen Tetap 2026, Fakultas Kedokteran Butuh Banyak"Hasil kelolaannya itu bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas dari pendidikan, riset inovasi, pengambilan masyarakat. Dan kemudian juga untuk memodernisasi infrastruktur yang menunjang pendidikan, riset dan inovasi, serta juga bisa untuk meningkatkan kesejahteraan diantaranya untuk dukungan beasiswa bagi mahasiswa-mahasiswa yang membutuhkan," lanjut dia.law.ui.ac.id Universitas Indonesia. 10 universitas terbaik di Indonesia versi Uniranks 2025.Heri menjelaskan, pihaknya memang tengah berupaya menambah jumlah dana abadi UI dari yang kini hanya sekitar Rp 200 miliar.Sementara, Heri menargetkan bisa mendapatkan dana abadi UI bisa mencapai Rp 1 hingga Rp 5 Triliun dalam kurun waktu lima tahun untuk membantu pengembangan Universitas Indonesia.Oleh karena itu, Heri berharap apa yang dilakukan Ara bisa menjadi contoh bagi pihak-pihak lain yang ingin membantu pengembangan Universitas Indonesia.Baca juga: UI Terima Pernyataan Maaf Ko-Promotor Bahlil Lahadalia"Dan ini betul bisa jadi role model dan mudah-mudahan ini menjadi bola salju yang kemudian menggelinding. Mudah-mudahan dana abadi UI satu triliun itu bukan lagi mimpi," pungkas Heri.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-14 15:05