MAGELANG, - Lomba lari Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 akan kembali digelar di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Minggu, 16 November 2025.Dalam edisi kali ini, panitia telah menyiapkan rute baru yang menawarkan pemandangan lebih menarik bagi peserta.Race Director Borobudur Marathon, Andreas Kansil, menjelaskan bahwa perubahan rute ini dilakukan seiring dengan penambahan jumlah peserta yang signifikan.Baca juga: Rencana Pemprov Jateng, Gabungkan Perhelatan Lari Rupiah Borobudur Playon dan Borobudur Marathon"Tahun ini lomba lari yang digelar atas kerja sama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Bank Jateng, Harian Kompas, dan Yayasan Borobudur Marathon itu diikuti 11.500 peserta. Jumlah ini lebih banyak daripada tahun sebelumnya yang sekitar 10.500 pelari," ungkap Andreas saat dihubungi Kompas.com, Kamis .Borobudur Marathon 2025 akan mempertandingkan tiga kategori lomba, yaitu jarak 10 kilometer, setengah maraton atau 21,097 kilometer, dan maraton sejauh 42,195 kilometer.Meskipun ada rute baru, Andreas memastikan bahwa jalur lari tetap akan melewati jalan-jalan desa, namun dengan pemandangan yang lebih indah."Ada sisi lain dari desa-desa ini yang dieksplorasi. Pemandangannya cakep-cakep pas golden hour," bebernya.Pada tahun 2024, Borobudur Marathon berhasil meraih predikat Label dari World Athletics, organisasi induk atletik dunia.Predikat ini merupakan tingkatan paling dasar untuk lomba lari jalan raya.Setahun kemudian, lomba ini berhasil naik tingkat menjadi Elite Label, yang merupakan predikat sebelum mencapai Gold Label dan Platinum Label.Baca juga: Dari Ongol-Ongol hingga Wedang Selor Moon, Pelaku UMKM Naik Kelas Berkat Pawone Borobudur MarathonAndreas menambahkan bahwa peningkatan predikat dari Label menjadi Elite Label berarti standar pelaksanaan lomba harus lebih tinggi."Panitia lomba diwajibkan mendatangkan masing-masing lima atlet elite internasional laki-laki dan perempuan," jelasnya.Untuk Borobudur Marathon 2025, akan ada enam atlet elite putra dan enam atlet elite putri yang berasal dari Kenya, Etiopia, Maroko, Mongolia, dan Selandia Baru."Atlet-atlet ini juga memenuhi syarat dari World Athletics, seperti catatan waktunya dalam maraton masuk kriteria tertentu dalam dua tahun terakhir," tutup Andreas.
(prf/ega)
Rute Baru Borobudur Marathon 2025 Tawarkan Pemandangan Desa yang Lebih Indah
2026-01-12 04:53:17
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:32
| 2026-01-12 03:05
| 2026-01-12 02:29
| 2026-01-12 02:22
| 2026-01-12 02:17










































