– Komitmen pemerintah dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) dalam penanganan bencana di Sumatera kembali ditunjukkan melalui pelepasan bantuan kemanusiaan tahap ketiga.Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Muhammad Ali melepas keberangkatan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Makassar-590 milik TNI AL dari Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta, Selasa pukul 07.00 WIB.Amran menyampaikan, pengiriman bantuan bersama TNI AL tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto.“Kami membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ini adalah pengapalan ketiga dan diberangkatkan pagi ini pukul 07.00 WIB,” ujarnya dalam siaran pers.Amran menjelaskan, bantuan pemerintah yang telah disalurkan sebelumnya mencapai 44.000 ton beras, 6.000 ton minyak goreng, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya dengan total nilai sekitar Rp 1,2 triliun.Baca juga: Rincian Dana Bantuan Rp 73 M untuk Bencana di Sumatera Bocor, Harga Beras Rp 60.000 per Kg, Kementan: Ngaco ItuSelain itu, bantuan gotong royong dari pegawai Kementerian Pertanian (Kementan) bersama mitra strategis, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan, seperti Badan Urusan Logistik (Bulog), ID Food, dan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN, terhimpun melalui program Kementan Peduli dengan nilai sekitar Rp 75 miliar.Penyaluran bantuan itu dilakukan secara bertahap melalui koordinasi intensif dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kementerian koordinator terkait, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), TNI AL, Panglima TNI, serta Kementan.“Ini adalah bentuk kolaborasi untuk meringankan beban saudara-saudara kita. Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merupakan cobaan bagi kita semua,” kata Amran.Pada pengiriman tahap III, KRI Makassar-590 memuat 70 truk bantuan, yang terdiri atas mi instan, air mineral, biskuit, susu ultra-high temperature (UHT), popok bayi, pembalut, sosis, kasur, pakaian layak pakai, selimut, handuk, minyak goreng, sabun, dan minuman.Kapal tersebut juga membawa perlengkapan pendukung lainnya, seperti alat penjernih air, sesuai kebutuhan lapangan yang disampaikan oleh pemerintah daerah dan BNPB.Amran mengatakan, penyaluran bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Baca juga: Kementan Kumpulkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera Rp 75 Miliar“Ke depan, kami akan terus menyalurkan bantuan lanjutan dan memohon doa agar proses pengiriman berjalan lancar,” ujarnya.Selain membawa bantuan tahap III, KRI Makassar-590 juga mengangkut sisa bantuan tahap II sebanyak 41 truk serta sisa bantuan tahap I sebanyak 153 palet yang belum terangkut pada pengiriman sebelumnya akibat keterbatasan kapasitas.Seluruh bantuan dijadwalkan berlayar menuju Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, kemudian dilanjutkan ke Sibolga dan Aceh untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana.Amran menambahkan, musibah tersebut menjadi panggilan bagi seluruh pihak untuk saling membantu.“Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bergandeng tangan, setidaknya dengan doa, agar saudara-saudara kita diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” tuturnya.Baca juga: Setelah Sabang, Kementan Ungkap Masuknya 40 Ton Beras Ilegal di BatamTurut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, Wakil Kasal, Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Dirut Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) serta jajaran pejabat eselon I Kementan.
(prf/ega)
Mentan Amran dan Kasal Lepas Bantuan Tahap III Rp 1,2 Triliun untuk Korban Bencana di Sumatera
2026-01-11 03:20:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:56
| 2026-01-11 03:32
| 2026-01-11 03:05
| 2026-01-11 01:44
| 2026-01-11 01:20










































