Kronologi Insiden Pendakian Ilegal Merapi, 2 Orang Masih Dicari

2026-01-12 04:07:54
Kronologi Insiden Pendakian Ilegal Merapi, 2 Orang Masih Dicari
— Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) melalui postingan Instagram menyampaikan informasi terkait terjadinya pendakian ilegal di kawasan Gunung Merapi yang berujung pada insiden dan proses pencarian pendaki.Kejadian ini berlangsung pada akhir pekan lalu dan hingga kini masih menyisakan kekhawatiran.Pendakian ilegal tersebut terjadi pada Sabtu, 20 Desember 2025, ketika tiga orang melakukan pendakian tanpa izin melalui jalur Kalitalang, Kabupaten Klaten.Baca juga: 2 Pendaki Asal Yogyakarta Hilang di Gunung Merapi, Pencarian DilakukanSetelah berhasil mencapai Pasar Bubrah, para pendaki memutuskan turun melalui jalur Sapuangin.Insiden pendakian ilegal itu terjadi pada perjalanan turun mereka via jalur Sapuangin:Pihak pengelola kawasan kembali menegaskan pentingnya mematuhi aturan dan larangan pendakian Gunung Merapi, mengingat status aktivitas gunung dan potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan./ANGGARA WIKAN PRASETYA Puncak Argo Belah di Wisata Deles Indah, Klaten.Sebagai info, pendakian Gunung Merapi sudah ditutup total sejak Bulan Mei 2018 karena peningkatan aktivitas.Jalur pendakian gunung api aktif itu bahkan masih ditutup setelah tujuh tahun, tepatnya hingga sekarang.Baca juga: Pencarian 2 Pendaki Asal Yogyakarta Hilang di Gunung Merapi Dipusatkan di SapuanginJika ingin merasakan sensasi pendakian Gunung Merapi, wisatawan bisa melakukan hiking di tempat wisata, seperti Deles Indah dan Kali Talang.Meski begitu, jalur hiking itu tidak sampai ke Puncak Gunung Merapi. Ada batasan tertentu bagi wisatawan dan mereka harus mengikuti jalur yang sudah ditentukan.


(prf/ega)