JAKARTA, – PT EVMOTO Teknologi Indonesia (EVMoto) resmi meluncurkan platform ride-hailing EVMOTO yang mengusung konsep berbeda, yakni menggunakan 100 persen kendaraan listrik sebagai armada operasionalnya.Kehadiran EVMOTO menandai babak baru persaingan layanan ojek online dengan pendekatan ramah lingkungan dan efisiensi biaya.Sebelumnya, kegiatan usaha perusahaan ini berfokus pada penyewaan sepeda motor listrik untuk pengemudi ride-hailing. Kini, EVMOTO melangkah lebih jauh dengan menghadirkan platform ride-hailing miliknya sendiri.Baca juga: Saat Macet, Tuas Transmisi Mobil Matik Baiknya di D atau N?/DIO DANANJAYA EVMOTO hadir dengan armada ECGO, menandai babak baru persaingan layanan ojek online dengan pendekatan ramah lingkungan dan efisiensi biaya.CEO EVMOTO Jason, mengatakan bahwa tahap awal layanan akan dimulai dari sepeda motor listrik roda dua, sebelum berkembang ke kendaraan listrik roda empat dan roda tiga.Platform EVMOTO resmi diluncurkan hari ini dengan dua tahapan utama, yakni tahap pertama yang difokuskan pada perekrutan pengemudi, dan tahap kedua yang akan dibuka untuk umum pada 15 Januari 2026.Dalam rencana pengembangannya, EVMOTO menargetkan perekrutan 100.000 pengemudi sepeda motor listrik sepanjang 2026.Baca juga: Bus PO Cahaya Trans Kecelakaan Fatal di Tol Krapyak Semarang/DIO DANANJAYA EVMOTO hadir dengan armada ECGO, menandai babak baru persaingan layanan ojek online dengan pendekatan ramah lingkungan dan efisiensi biaya.Untuk mendukung target tersebut, perusahaan bekerja sama dengan ECGO guna menyediakan armada bagi pengemudi yang belum memiliki kendaraan listrik.EVMOTO berencana menyiapkan 50.000 unit sepeda motor listrik yang akan disewakan khusus untuk pengemudi platform.“Indonesia memiliki 6 juta pengemudi ojek online terdaftar, dengan sekitar 4 juta sepeda motor beroperasi di jalan setiap hari,” ujar Jason di Jakarta .Baca juga: Motor Sport Yamaha Vixion R Resmi Disuntik Mati/DIO DANANJAYA EVMOTO hadir dengan armada ECGO, menandai babak baru persaingan layanan ojek online dengan pendekatan ramah lingkungan dan efisiensi biaya.Menurutnya, sepeda motor tersebut menempuh rata-rata 150 kilometer per hari dan menghasilkan emisi gas buang serta kebisingan dalam jumlah besar, yang menyebabkan polusi udara perkotaan yang serius.“Jika EVMOTO dapat menggantikan 1 juta sepeda motor berbahan bakar bensin dengan sepeda motor listrik, maka emisi CO2 akan berkurang sebesar 4,93 juta ton per tahun, yang merupakan pencapaian yang sangat berarti,” kata dia.Selain faktor lingkungan, kendaraan listrik juga menawarkan keuntungan ekonomi bagi pengemudi dan penumpang.Baca juga: Pekan Ini Ganjil Genap Jakarta Hanya Berlaku 3 Hari/DIO DANANJAYA EVMOTO hadir dengan armada ECGO, menandai babak baru persaingan layanan ojek online dengan pendekatan ramah lingkungan dan efisiensi biaya.Biaya produksi sepeda motor listrik hanya sekitar 50 persen dibandingkan sepeda motor bensin, sementara biaya konsumsi energinya hanya sekitar 30 persen. Efisiensi ini memungkinkan penurunan biaya operasional pengemudi secara signifikan.EVMOTO pun berencana membagi manfaat efisiensi tersebut. Sebagian penghematan biaya akan dialokasikan untuk menurunkan tarif perjalanan bagi penumpang, sementara sisanya meningkatkan pendapatan pengemudi.Setelah resmi beroperasi, tarif perjalanan EVMOTO diklaim hanya sekitar 70 persen dari harga pasar saat ini.Baca juga: Bursa Transfer MotoGP 2026: Marc Marquez dan Masa Depan Ducati/DIO DANANJAYA EVMOTO hadir dengan armada ECGO, menandai babak baru persaingan layanan ojek online dengan pendekatan ramah lingkungan dan efisiensi biaya.Sedangkan biaya platform untuk pengemudi diturunkan menjadi 9 persen, jauh lebih rendah dibandingkan biaya sekitar 20 persen yang umumnya diterapkan platform ride-hailing besar sekarang.Keseriusan EVMOTO juga tercermin dari penandatanganan pesanan pembelian perdana sebanyak 10.000 unit sepeda motor listrik dengan nilai kontrak mencapai Rp 240 miliar pada hari peluncuran. Adapun untuk pengiriman unit tersebut dijadwalkan mulai Maret 2026.CEO ECGO William Teng menyampaikan bahwa ECGO telah beroperasi di Indonesia selama tujuh tahun, dan baik pengembangan produk maupun model bisnisnya sepenuhnya disesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia."Saat ini ECGO telah membangun ekosistem lengkap yang mencakup desain, manufaktur, dan penukaran baterai," kata dia.
(prf/ega)
EVMoto Tawarkan Layanan Ojek Online Berbasis Motor Listrik
2026-01-12 04:59:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:05
| 2026-01-12 04:29
| 2026-01-12 04:08
| 2026-01-12 02:56
| 2026-01-12 02:48










































