SUKABUMI, - Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki optimistis program wakaf yang dikelola Pemkot Sukabumi akan berjalan mulus dan diterima DPRD. Kendati demikian, ia mengaku terbuka terhadap setiap masukan dari masyarakat terkait program wakaf ini. "Kalau wacana hak angket DPRD saya rasa enggak sampai situlah. Saya sih senang karena respons untuk ke arah kebaikan, dan disinilah momen literasi wakaf ini terus tumbuh," kata Ayep saat berkunjung ke redaksi Kompas.com, Selasa .Baca juga: Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Terpilih Jadi Ketua DPD Nasdem SukabumiPihaknya siap meluruskan keraguan-keraguan mengenai program wakaf yang berkembang belakangan ini. Sebab, kata dia, program wakaf telah memiliki payung hukum, yakni sesuai dengan undang-undang dan peraturan pemerintah."Ada undang-undangnya, UU Nomor 41 Tahun 2004, Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006, dan sudah ada petunjuk-petunjuk pelaksanaannya. Selanjutnya saya kira semuanya sudah clear ya, termasuk bagaimana pengelolaan uangnya," ucap Ayep.Ia mengatakan, pengelolaan uang program wakaf hanya melalui lembaga keuangan berbasis syariah, seperti melalui reksadana syariah. Dengan demikian, kata dia, wakaf bisa dimanfaatkan untuk masyarakat. Sejauh ini, lembaga pengelola wakaf di Sukabumi telah mengumpulkan sekitar Rp 522.000.000."Wakaf ini baru kita sosialisasikan paling tidak 8 bulan kebelakangan, belum lama, tetapi kita sudah cukup baik, dan ini akan terus tumbuh setiap bulannya. Selalu dirilis di website kita itu," ujar dia.Ayep menyampaikan, hasil kelola wakaf ini akan dimanfaatkan untuk kepentingan warga yang membutuhkan, salah satunya anak yatim.Selain itu, para pelaku usaha mikro atau supermikro di Sukabumi dapat memetik manfaat dari program wakaf dengan memperoleh pinjaman modal tanpa bunga. "Tukang lotek, tukang gorengan, goreng pisang, tukang cilok, seperti itu yang cukup modalnya hanya Rp 250.000," kata Ayep.Baca juga: Milad ke-113 Muhammadiyah Jadi Gerakan Kemanusiaan, Lingkungan, dan Penguatan WakafMenurut dia, sudah ada 1.220 pelaku usaha ultramikro yang mendapatkan manfaat dari program wakaf. Selain dari wakaf, bantuan untuk pelaku usaha ultramikro ini juga berasal dari sedekah."Target kita per RT itu pertama dua pelaku, sehingga sampai nanti 10-20 per RT yang kita beri bantuan ini. Kalau 10 per RT sama dengan 15.500 pelaku usaha," ucap dia.KOMPAS.COM/MIFTAHUL RIZKY Wali Kota Sukabumi H Ayep Zaki menjadi narasumber pada program podcast Nusaraya, di Kompas.com, Palmerah, Jakarta, Selasa .Dalam kunjungan ke kantor Kompas.com, Ayep juga menjawab soal dugaan konflik kepentingan di balik kerja sama dengan Yayasan Pembina Pendidikan Doa Bangsa sebagai pengelola wakaf.Baca juga: Gagasan Komersialisasi Tanah Wakaf Datang dari Nazhir
(prf/ega)
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Buka Suara soal Program Wakaf: Optimistis Diterima DPRD dan Tepis Isu Konflik Kepentingan
2026-01-12 23:36:14
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 23:34
| 2026-01-12 23:30
| 2026-01-12 23:12
| 2026-01-12 21:48
| 2026-01-12 21:43










































