Profil Kokoh Prio Utomo, Direktur Perumda Ponorogo yang Baru Dilantik dan Langsung Ditangkap OTT KPK

2026-01-12 07:11:55
Profil Kokoh Prio Utomo, Direktur Perumda Ponorogo yang Baru Dilantik dan Langsung Ditangkap OTT KPK
- Kokoh Prio Utomo menjadi perhatian publik setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Ponorogo, Jawa Timur, pada Jumat .Kasus ini menambah daftar panjang pejabat daerah yang terseret dugaan praktik suap. Kokoh disebut turut terseret dalam kasus yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.Kokoh Prio Utomo adalah sosok yang baru saja dilantik sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung milik Pemerintah Kabupaten Ponorogo.Jabatan itu diterimanya hanya beberapa jam sebelum dirinya diamankan oleh KPK. Pelantikan berlangsung di Pringgitan, rumah dinas Bupati Ponorogo, bersamaan dengan mutasi terhadap 138 pejabat Pemkab Ponorogo.Baca juga: KPK Soroti Proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban Usai Bupati Ponorogo Jadi Tersangka SuapKokoh dikenal sebagai orang dekat sekaligus tangan kanan Bupati Sugiri Sancoko. Ia merupakan tim sukses dalam Pilkada Ponorogo 2024 dan juga terlibat dalam tim pengendali program serta kegiatan Pemkab Ponorogo.Mengutip laman resmi Pemkab, Kokoh menyandang gelar S.Sos., M.A.P., yang berarti ia telah menempuh pendidikan S1 di bidang Ilmu Sosial dan S2 di bidang Administrasi Publik.Perumda Sari Gunung yang dipimpinnya bergerak di berbagai sektor, mulai dari pertambangan, pariwisata, pertanian, hingga perdagangan. Namun, kariernya di BUMD tersebut berakhir tragis hanya dalam hitungan jam setelah pelantikan.Setelah penangkapan, Kokoh bersama Bupati Sugiri dan beberapa pejabat lainnya langsung dibawa ke Jakarta dan menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK pada Sabtu .Baca juga: Sekda dan Dinas Ponorogo Didalami KPK, Dugaan Suap Mengalir ke Bupati untuk Pertahankan JabatanDalam operasi senyap itu, KPK juga mengamankan sejumlah pejabat Pemkab Ponorogo dan pihak swasta.Selain Kokoh dan Bupati Sugiri, yang ikut diamankan adalah Sekda Ponorogo Agus Pramono, Kabid Mutasi BKPSDM Arif Pujiana, adik kandung Bupati Ponorogo Elly Widodo, serta dua pihak dari sektor swasta.Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Kokoh Prio Utomo memiliki total kekayaan sebesar Rp606.411.322.Ia terakhir melaporkan kekayaannya pada 29 Maret 2024, ketika masih menjabat sebagai Tenaga Ahli di unit kerja Staf Ahli Pemkab Ponorogo.Baca juga: KPK Dalami Dugaan Keterlibatan DPRD Ponorogo dalam Proyek Bermasalah Bupati SugiriSebagian besar kekayaan Kokoh berasal dari aset tanah dan bangunan senilai Rp350,9 juta, yang terdiri dari tanah hibah di Kabupaten Bangkalan seluas 574 meter persegi senilai Rp200,9 juta, dan tanah hasil sendiri di Kabupaten Bekasi seluas 245 meter persegi senilai Rp150 juta.Selain itu, ia memiliki kendaraan berupa satu unit motor Honda Vario tahun 2006 senilai Rp5 juta dan mobil Wuling Almaz tahun 2018 senilai Rp250 juta, dengan total nilai aset kendaraan sebesar Rp255 juta.Kokoh juga memiliki kas dan setara kas sebesar Rp11,8 juta, serta tercatat memiliki utang Rp11,3 juta.Baca juga: Harta Kekayaan Sekda Ponorogo Lebih Banyak dari Bupati Sugiri


(prf/ega)