JAKARTA, - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada 2026 diproyeksikan masih akan diwarnai tekanan, bila ada kebijakan pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI) atau BI Rate.Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penurunan suku bunga domestik berpotensi menekan nilai tukar rupiah.Meski demikian, pelemahan rupiah diperkirakan tidak akan berlangsung terlalu dalam karena Bank Indonesia akan tetap aktif melakukan intervensi.Baca juga: Rupiah Dibuka Tertekan, Turun 0,02 Persen ke Posisi Rp 16.670 per Dollar AS“(Rupiah) masih tertekan oleh pemangkasan suku bunga BI, namun BI melakukan intervensi dan menahan pelemahan,” ujar Lukman kepada Kompas.com, Selasa .Sepanjang 2025, Bank Indonesia menjalankan siklus pelonggaran moneter yang cukup signifikan setelah sebelumnya melakukan pengetatan.Pemangkasan suku bunga acuan dilakukan secara bertahap.Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) pertengahan Juli 2025, BI menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen.Selanjutnya, pada Agustus 2025, BI kembali memangkas BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,00 persen.Kemudian, pada pertengahan September 2025, BI kembali menurunkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 4,75 persen.Level suku bunga ini dipertahankan hingga RDG Oktober dan November 2025.Dari sisi eksternal, kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed) juga menjadi faktor penting yang mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah.Lukman mencatat, berdasarkan dot plot terakhir, bank sentral AS diperkirakan hanya akan memangkas suku bunga satu kali sepanjang tahun depan.Diperkirakan kondisi tersebut membuat suku bunga dollar AS berpotensi bertahan di level relatif tinggi lebih lama, sehingga menahan penguatan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.Sebagai catatan, The Fed telah memangkas suku bunga sebesar 25 bps ke kisaran 3,50 persen hingga 3,75 persen per Rabu .Keputusan ini sesuai dengan ekspektasi konsensus dan menandai pemangkasan suku bunga ketiga sepanjang 2025.
(prf/ega)
Rupiah Diprediksi Masih Tertekan pada 2026, Ini Rentang Geraknya
2026-01-12 05:44:40
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:37
| 2026-01-12 05:07
| 2026-01-12 04:49
| 2026-01-12 04:08
| 2026-01-12 03:51










































