Stasiun MRT Lebak Bulus Ganti Nama Jadi “Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia”

2026-01-13 15:14:54
Stasiun MRT Lebak Bulus Ganti Nama Jadi “Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia”
JAKARTA, - PT MRT Jakarta (Perseroda) meresmikan hak penamaan atau naming rights Stasiun Lebak Bulus menjadi Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Rabu .Peresmian penamaan ini dilakukan petinggi PT MRT Jakarta dan PT Bank Syariah Indonesia secara simbolik menggunakan replika kartu tapping bewarna hitam bertuliskan BSI di bagian ujung kartu.Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, mengatakan, kerja sama penamaan stasiun ini bukanlah proses yang mudah. Butuh komunikasi panjang dengan BSI.Baca juga: Rano Karno Pastikan Revitalisasi Kota Tua Rampung sebelum MRT Beroperasi pada 2029Oleh karena itu, ia ingin kemitraan antara MRT dengan BSI dapat membawa manfaat bagi kedua pihak."Kerja sama ini dalam rangka mencapai win-win solution. Apa yang diperoleh BSI, MRT juga ada impact win-win-nya. Kenapa? Ada ridership yang meningkat," ujar Tuhiyat di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu.Adapun win win solution yang dimaksud, yakni BSI mendapat eksposur kepada pengguna MRT, sementara MRT berpotensi meningkatkan jumlah penumpang.Terlebih lokasi Stasiun MRT Lebak Bulus yang dinilai strategis sehingga mampu menampung sebanyak 25.000 penumpang per hari."Stasiun ini (MRT Lebak Bulus) kurang lebih sekarang ada 25.000 penumpang per hari," kata dia.Oleh karena itu, pihak MRT terus menambah fasilitas, termasuk area park and ride di sekitar stasiun utama seperti Lebak Bulus.“Goals utamanya MRT ingin mengubah perilaku budaya orang menggunakan kendaraan pribadi beralih ke transportasi umum, yaitu MRT Jakarta," jelas dia.Baca juga: Layanan MRT Jakarta Kembali Normal Usai 6 Jam Gangguan Imbas Pohon TumbangSementara itu, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan, kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan pemanfaatan layanan perbankan syariah di masyarakat.“Tentu saja tujuan dari kolaborasi ini bagian dari meningkatkan literasi dan fungsi terhadap bank syariah karena selama ini literasi sudah membaik namun fungsinya belum,” kata Anggoro.Oleh karena itu, ia berharap kehadiran BSI di stasiun MRT dapat mendekatkan layanan syariah kepada pengguna transportasi publik.“Mudah-mudahan dengan hadirnya ini mereka bisa lebih dekat dengan Bank Syariah Indonesia," ucap dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-01-13 13:31