GOTO Masuk Fase Baru, Hans Patuwo Dinominasikan Jadi CEO

2026-01-11 23:43:59
GOTO Masuk Fase Baru, Hans Patuwo Dinominasikan Jadi CEO
JAKARTA, -PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memasuki fase penting. Perusahaan menominasikan Hans Patuwo sebagai direktur utama sekaligus CEO menggantikan Sugito Walujo yang mengajukan pengunduran diri dan diterima pada Senin .Pengunduran diri sejumlah anggota Direksi dan Dewan Komisaris juga disampaikan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tongkat kepemimpinan akan dimintakan persetujuannya dalam RUPSLB pada 17 Desember 2025.Situasi ini menarik perhatian pasar. Pengamat pasar modal, Reydi Octa, menilai GOTO memasuki masa transisi yang memicu volatilitas jangka pendek. Investor disebut menunggu kepastian arah kepemimpinan Hans Patuwo dan perkembangan potensi merger dengan Grab Indonesia.“Pergantian jajaran Direksi dan Komisaris membuat GOTO berada di fase transisi yang akan menimbulkan volatilitas jangka pendek. Investor akan menunggu kepastian dari kombinasi katalis tersebut yaitu arah kepemimpinan Hans Patuwo sebagai calon CEO baru, juga realisasi potensi merger,” ujar Reydi kepada Kompas.com, Selasa .Baca juga: GoTo Mengumumkan Rencana Pergantian Struktur KepemimpinanIa memprediksi pergerakan saham GOTO bersifat spekulatif dan bergerak sideways dalam rentang lebar pada jangka pendek.Harga saham GOTO tercatat mendatar pada Senin sore. Berdasarkan data Stockbit pukul 15.24 WIB, saham berada di level Rp 65. Pada awal perdagangan saham sempat naik ke Rp 66 sebelum kembali melemah. Sepanjang sesi, harga bergerak dalam rentang Rp 64-Rp 66.Reydi menilai arah kebijakan CEO baru akan menjadi penentu pada jangka menengah. Ia menyebut kondisi jangka panjang akan lebih stabil karena eksekusi manajemen terlihat jelas dan status merger akan terjawab.“Jangka panjang lebih realistis karena level spekulatifnya akan lebih rendah dari jangka yang lebih pendek, yaitu arah eksekusi manajemen sudah jelas dan realisasi merger terbukti atau tidak,” paparnya.Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai kenaikan harga saham GOTO belakangan ini merupakan respons pasar terhadap dinamika internal. Ia mengatakan investor menunggu hasil RUPSLB untuk melihat struktur baru Direksi, Komisaris, dan jajaran pimpinan.Menurut Nafan, kepastian arah perusahaan menjadi kunci karena GOTO sedang memperkuat profitabilitas. Ia menyebut tren kerugian GOTO terus menurun.“Karena memang sejauh ini GOTO kan sudah on the right track, misalnya sejauh ini sudah on the right track, dimana kinerja bottom line memang yang sesungguhnya walaupun masih net loss, tapi setidaknya tingkat tren net loss-nya juga berkurang seperti itu,” ucap Nafan.Baca juga: Profil Hans Patuwo, Calon CEO GOTOIa menilai konsumsi domestik, permintaan layanan e-commerce, stabilitas ekonomi, dan potensi penurunan suku bunga menjadi faktor pendukung operasional GOTO.Nominasi Hans Patuwo disebut menjadi momentum penting untuk memperjelas arah transformasi. Pengalaman panjang Hans di ekosistem digital dinilai dapat memperkuat eksekusi operasional dan meningkatkan ketahanan bisnis GOTO.Tanggal 17 Desember 2025 menjadi momen genting bagi pasar. Investor ingin melihat bagaimana perusahaan menjawab ekspektasi profitabilitas berkelanjutan.


(prf/ega)