PPMI Assalaam di Sukoharjo Jadi Ponpes Pertama di Indonesia Ajarkan Mapel Pendidikan Kependudukan

2026-02-04 14:34:52
PPMI Assalaam di Sukoharjo Jadi Ponpes Pertama di Indonesia Ajarkan Mapel Pendidikan Kependudukan
SUKOHARJO, - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, meresmikan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Kamis .PPMI Assalaam menjadi pondok pesantren pertama di Indonesia yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga ke dalam berbagai mata pelajaran."Pesantren (PPMI Assalaam) ini pertama kali. Tapi kita berharap setiap sekolah ada SSK," ujar Wihaji saat peresmian.Baca juga: 1.600 Eks Karyawan Sritex Diterima di Perusahaan Garmen PT CBS SukoharjoPPMI Assalaam memiliki empat unit pendidikan, yaitu MTs PPMI Assalaam, MA PPMI Assalaam, SMA Assalaam, dan SMK Assalaam, dengan total 2.600 santri.Dengan banyaknya santri yang akan mengimplementasikan SSK, diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat bagi perkembangan demografi Indonesia.Wihaji menekankan pentingnya keterlibatan penduduk, khususnya mengenai isu kependudukan, yang harus dimulai sejak usia sekolah, termasuk di institusi pendidikan pesantren.Baca juga: Satgas Pangan Sukoharjo Pastikan Stok dan Harga Beras Aman: Tidak Ada Kelangkaan atau Penimbunan"Ada materi-materi khusus untuk teman-teman usia remaja. Usia SMP/MTs, SMA/SMK yang mesti kita edukasi yang berkenaan dengan hal-hal dasar keluarga," tambahnya.Menteri Wihaji berharap SSK dapat meningkatkan kesadaran dan rasa tanggung jawab santri terhadap kondisi kependudukan, serta mengembangkan sikap dan perilaku yang tepat dalam berkontribusi mengatasi permasalahan kependudukan di Indonesia.Penerapan pendidikan kependudukan akan dilakukan melalui berbagai kegiatan kesiswaan dan bimbingan konseling.SSK juga didukung dengan Pojok Kependudukan (Population Corner) sebagai salah satu sumber bacaan bagi peserta didik, yang bertujuan untuk membentuk karakter generasi berencana.Baca juga: Dari Sampah hingga Emisi, Begini Cara SMKN 2 Sukoharjo Didik Siswa Cinta Bumi"Tentu ini akan saya sampaikan termasuk di sekolah yang pondok modern ini. Kalau tidak, mohon maaf bisa salah jalan, termasuk tiga isu bagi anak-anak SMA dan SMP. Jangan sampai melakukan pernikahan dini, jangan melakukan seks pranikah, dan jangan NAPZA. Karena inilah yang merusak generasi bangsa," ungkap Wihaji.Direktur PPMI Assalaam, Uripto, berharap PPMI Assalaam dapat menjadi model pendidikan pesantren berwawasan kependudukan, serta melahirkan generasi muda yang peduli dan bertanggung jawab terhadap pembangunan keluarga serta isu-isu kependudukan nasional."PPMI Assalaam berkomitmen menjadi pelopor pesantren berwawasan kependudukan, memperkuat peran pendidikan Islam dalam membangun keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045," katanya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-04 15:12