KA Wisata Jaka Lalana Jakarta–Cianjur Ditunda KAI hingga Batas Waktu yang Belum Ditentukan, Ini Alasannya

2026-01-13 06:08:02
KA Wisata Jaka Lalana Jakarta–Cianjur Ditunda KAI hingga Batas Waktu yang Belum Ditentukan, Ini Alasannya
- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan bahwa Kereta Api Wisata Jaka Lalana jurusan Jakarta–Cianjur belum dapat dijalankan dalam waktu dekat.Penundaan ini dilakukan karena KAI masih memfokuskan sumber daya dan perhatian pada penanganan dampak bencana yang terjadi di wilayah Sumatera, khususnya pada jalur perkeretaapian yang terdampak.Humas KAI Daop 2 Bandung, Hardoyo, menjelaskan bahwa keputusan menunda pengoperasian KA Wisata Jaka Lalana telah melalui koordinasi dengan Gubernur Jawa Barat serta para kepala daerah di kabupaten dan kota yang dilintasi rute kereta tersebut.“KAI dengan Gubernur Jabar sepakat untuk menunda pengoperasian KA Jaka Lalana karena KAI masih fokus penanganan bencana di Sumatera karena ada jalur kereta yang terdampak,” kata Hardoyo pada Minggu dikutip dari Amtara.Baca juga: PT KAI Petakan Daerah Khusus, Jalur Daop 4 Semarang Rawan BencanaMenurut Hardoyo, penanganan jalur terdampak bencana menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan keselamatan perjalanan kereta api secara nasional.Selama proses pemulihan tersebut belum sepenuhnya tuntas, KAI memilih untuk menunda peluncuran layanan baru, termasuk KA wisata.Meski ditunda, Hardoyo menegaskan bahwa secara teknis KA Wisata Jaka Lalana sebenarnya telah dinyatakan layak untuk dioperasikan.KAI bahkan telah melakukan uji coba operasional dengan membawa lima rangkaian kereta hingga Stasiun Cianjur. Lima rangkaian tersebut terdiri atas:Baca juga: PT KAI Lakukan Pemetaan Wilayah Rawan untuk Waspadai Cuaca EkstremDalam uji coba tersebut, KA Jaka Lalana melintas di 17 stasiun yang membentang dari Jakarta hingga Cianjur, melewati sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Barat seperti Bogor dan Sukabumi.“Setelah tuntas penanganan bencana Sumatera, kita tinggal meluncurkan pengoperasian KA wisata, karena sudah dilakukan uji coba dan dinyatakan layak,” ujar Hardoyo.KA Wisata Jaka Lalana dirancang untuk melayani rute Stasiun Gambir–Cianjur dengan total 17 stasiun pemberhentian.Perjalanan dimulai dari Stasiun Gambir, kemudian melintasi Manggarai, Cawang, Pasar Minggu, Depok, Citayam, Bogor, dan Bogor Paledang.Baca juga: Banjir Surut, PT KAI Aktifkan Kembali Rute ke Bandara Internasional MinangkabauSetelah itu, kereta memasuki jalur selatan melalui stasiun Cicurug, Cibadak, Cisaat, Sukabumi, Gandasoli, Cireungas, Lampegan, Cibeber, hingga berakhir di Stasiun Cianjur.Untuk jadwal, keberangkatan dari Stasiun Gambir direncanakan pada pukul 08.00 WIB dan tiba di Cianjur sekitar pukul 12.45 WIB.Sementara perjalanan kembali dari Cianjur dijadwalkan berangkat pukul 16.00 WIB dan tiba di Gambir pukul 20.35 WIB.


(prf/ega)