Kata Media Vietnam Usai PSSI Akhiri Kontrak Indra Sjafri: Gaya Main Kurang Mengesankan

2026-01-13 06:23:42
Kata Media Vietnam Usai PSSI Akhiri Kontrak Indra Sjafri: Gaya Main Kurang Mengesankan
- PSSI resmi memutus kontrak Indra Sjafri sebagai pelatih kepala Timnas U22 Indonesia imbas kegagalan di SEA Games 2025 Thailand.Keputusan itu disampaikan oleh Komite Eksekutif PSSI sekaligus Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa .Sumardji menyebutkan bahwa pemutusan kerja sama dengan Indra  berkaitan dengan hasil minor yang diraih Timnas U22 Indonesia di SEA Games 2025. Dari dua pertandingan di fase grup, Timnas U22 Indonesia hanya mampu meraih satu kemenangan atas Myanmar (3-1) dan satu kekalahan melawan Filipina (0-1).Baca juga: PSSI Putus Kerja Sama dengan Indra Sjafri Usai Kegagalan di SEA Games 2025"Setelah kami bersama-sama melakukan evaluasi pelaksanaannya, dengan ini kami sepakat melakukan evaluasi yang pertama adalah pengakhiran hubungan kerja antara Coach Indra Sjafri dengan PSSI," tutur Sumardji. "Berkaitan dengan pengakhiran hubungan kerja, tentu hak dan kewajiban sesuai dengan kesepakatan, sesuai kontrak yang ada, wajib untuk sama-sama menjalankan hak yang harus diterima oleh Coach Indra Sjafri dan kewajiban yang harus dilakukan oleh federasi," jelasnya.Kabar pemutusan kerja sama Indra Sjafri dan PSSI ternyata mendapat perhatian dari media luar negeri.Baca juga: Indra Sjafri Bantah Ada Masalah di Ruang Ganti Timnas U22 IndonesiaMedia asal Vietnam, Tuoi Tre ikut mengulas keputusan PSSI yang mengakhiri kontrak Indra Sjafri sebagai pelatih kepala Timnas U22 Indonesia.Tuoi Tre dalam artikelnya yang berjudul "Pelatih Kepala Timnas U22 Indonesia Telah Dipecat Setelah Penampilan Buruk di SEA Games ke-33" menyoroti alasan di balik pemecatan Indra Sjafri.Tuoi Tre mengatakan jika Indra Sjafri menjadi sosok yang paling bertanggung jawab di balik kegagalan Timnas U22 Indonesia mempertahankan medali emas yang berhasil diraih pada edisi sebelumnya."PSSI memutuskan untuk mengakhiri kontrak pelatih kepala Indra Sjafri lebih awal, karena ia dianggap bertanggung jawab atas tersingkirnya tim U22 Indonesia dari babak penyisihan grup turnamen sepak bola putra tersebut," tulis Tuoi Tre dalam artikelnya pada Rabu .Tuoi Tre mengatakan jika Timnas U22 Indonesia di bawah asuhan Indra Sjafri kesulitan menghadapi perubahan format sehingga kompetisi menjadi jauh lebih kuat.Baca juga: Indra Sjafri dan PSSI Kompak, Minta Suporter Tetap Dukung Timnas Indonesia"Sebagai juara bertahan, "Garuda" mengalami kekalahan pahit di SEA Games ke-33 ketika turnamen sepak bola putra mengalami perubahan format, membuat kompetisi menjadi jauh lebih ketat," jelasnya.Timnas U22 Indonesia hanya finis sebagai runner up Grup C dengan koleksi 3 poin dari dua pertandingan.ANTARA FOTO/NAY Pesepak bola Timnas U22 Indonesia Muhammad Rayhan Hannan (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Myanmar Oakkar Naing (kanan) pada pertandingan babak penyisihan Grup C Sepak Bola SEA Games 2025 di The 700th Anniversary of Chiang Mai Stadium, Chiang Mai, Thailand, Jumat . ANTARA FOTO/NAY/sth/foc.Timnas U22 Indonesia gagal lolos ke babak semifinal SEA Games 2025 dengan cara yang pahit meski meraih kemenangan 3-1 atas Myanmar di laga terakhir.


(prf/ega)