Pemerintah Klaim Bangun 1.050 Hunian Sementara Korban Banjir Sumatera, Masinton: Tapteng Belum Dapat

2026-01-12 06:37:43
Pemerintah Klaim Bangun 1.050 Hunian Sementara Korban Banjir Sumatera, Masinton: Tapteng Belum Dapat
TAPANULI TENGAH, - Pemerintah mengeklaim telah membangun 1.050 hunian sementara (Huntara) untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, menyatakan bahwa wilayahnya belum menerima pembangunan Huntara dari pemerintah pusat."Tapanuli Tengah belum dapat," ujar Masinton saat dihubungi Kompas.com melalui telepon seluler, Senin .Baca juga: Bupati Tapanuli Tengah Evaluasi Izin Usaha Perkebunan PT TBS Terkait Banjir Bandang dan LongsorTapteng merupakan salah satu wilayah terparah terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara.Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, Senin , total 127 orang meninggal, 11 terluka, 37 hilang, dan 4.161 orang mengungsi.Masinton menjelaskan bahwa Huntara yang dibangun di Tapteng masih menggunakan biaya dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah."Total 232 unit Huntara di Tapanuli Tengah kami bangunkan untuk 200 kepala keluarga dengan menggunakan anggaran BTT (Biaya Tak Terduga)," ujarnya.Dok Pemprov Sumut Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution bersama Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu bersama kepala OPD, mengunjungi ban berdialog secara langsung dengan para pengungsi warga desa Hutanabolon di Posko Pengungsian desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat Dia menambahkan, masyarakat yang masih berada di tenda darurat, ruang kelas sekolah, dan tempat ibadah seperti gereja dan masjid diprioritaskan untuk dipindahkan ke Huntara sambil menunggu pembangunan hunian tetap (Huntap).Baca juga: Tiga Pekan Pascabanjir, Pengungsi Tapanuli Tengah Butuh Susu Balita dan Seragam SekolahMasinton berharap pemerintah pusat segera membangun Huntara di Tapteng pada awal Januari 2026."Tentu kami sangat berharap agar pemerintah pusat dapat segera membangunkan Huntara bulan Januari 2026 ini," tutupnya./ADHYASTA DIRGANTARA Menko PMK Pratikno saat mengecek Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu . Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan bahwa 1.050 hunian sementara (Huntara) telah dibangun untuk korban banjir di Sumatera."Per 28 Desember Huntara di tiga provinsi sudah mulai dibangun dan sebagian sudah selesai, yaitu sebanyak total proses pembangunan dan sebagian sudah selesai itu totalnya 1.050 unit hunian," ucap Pratikno dalam konferensi pers di Lanud Halim, Jakarta Timur, Senin .Baca juga: Akses Jalan Desa Tukka Tapanuli Tengah Kembali Normal Usai Lumpuh Akibat Banjir dan LongsorPratikno menjelaskan, pembangunan Huntara dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebagai upaya percepatan pemulihan bagi warga yang terdampak di tiga provinsi."Yang dibangun BNPB bersama daerah ada 450, sedangkan yang dibangun Danantara beserta jajaran BUMN itu 600 unit Huntara," ujarnya.


(prf/ega)