Aktivitas Gempa di Kalimantan Meningkat, Sejumlah Sesar Aktif Berpotensi Picu Gempa Besar

2026-01-14 07:22:56
Aktivitas Gempa di Kalimantan Meningkat, Sejumlah Sesar Aktif Berpotensi Picu Gempa Besar
BALIKPAPAN, - Aktivitas kegempaan di Kalimantan Timur mengalami peningkatan signifikan dalam dua hingga tiga tahun terakhir.Sepanjang 2025, lebih dari 200 kejadian gempa bumi tercatat di wilayah Kalimantan, menandai tren kenaikan yang dinilai perlu diwaspadai.Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid mengatakan, lonjakan aktivitas tersebut mempertegas bahwa Kalimantan bukan wilayah yang sepenuhnya aman dari ancaman gempa bumi, sebagaimana anggapan yang selama ini berkembang di masyarakat.“Dalam dua sampai tiga tahun terakhir, aktivitas gempa di Kalimantan naik cukup signifikan, bisa dua sampai tiga kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Rasmid di Balikpapan, Selasa .Rasmid menyampaikan, hingga akhir 2025, Stasiun Geofisika Balikpapan mencatat lebih dari 200 kejadian gempa bumi di Kalimantan dengan 148 di antaranya terjadi di wilayah Kaltim.Sementara itu, jika ditarik sejak awal pencatatan pada 1915, jumlah gempa yang terjadi di Pulau Kalimantan telah mencapai sekitar 850 hingga 900 kejadian.“Kalau hanya tahun ini saja, sudah 240-250 gempa yang terekam. Secara keseluruhan sejak 1915, jumlahnya sudah mendekati 900 kali,” kata dia.Baca juga: Badul, Korwas, dan Asoka: Kisah Panjang 3 Orangutan Menuju Kebebasan di Rimba KalimantanMenurut Rasmid, peningkatan aktivitas ini menjadi sinyal penting karena gempa-gempa kecil kerap menjadi pendahulu sebelum terjadinya gempa dengan magnitudo lebih besar.“Biasanya sebelum gempa besar muncul, akan ada gempa-gempa kecil lebih dulu. Ini yang perlu kita antisipasi,” ujar dia. Ia menyebutkan, peningkatan kegempaan tersebut berkaitan erat dengan aktivitas sejumlah sesar aktif yang membentang di Kalimantan.Di wilayah utara, terdapat Sesar Tarakan dengan panjang sekitar 100 kilometer, yang berada di Tarakan sampai Pulau Bunyu dengan potensi gempa hingga magnitudo 7,0.Di bawahnya, Sesar Mangkalihat di Semenanjung Mangkalihat juga menunjukkan peningkatan aktivitas yang cukup tajam.“Aktivitas di Sesar Mangkalihat meningkat hingga dua sampai tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Rasmid.Baca juga: Kalimantan Tak Bebas Gempa, Sesar Tarakan Masih AktifSelain itu, terdapat Sesar Sangkulirang yang pada 1921 pernah memicu gempa besar dengan magnitudo 7,0 disertai tsunami setinggi 1 meter.Di Kalimantan Selatan, Sesar Meratus yang membentang sepanjang Pegunungan Meratus juga memiliki potensi gempa besar hingga magnitudo 7,0.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hotel bintang lima di Jakarta ini menawarkan promo bersantap malam (dinner) dan menginap spesial Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Tersedia promo buffet makan malam Natal 24 Desember 2025 dan Hari Natal 25 Desember 2025 dengan harga Rp 450.000 per orang.Ada menu family set dengan minimum jumlah lima orang tamu. Kami bisa buatkan family set dadri appetizer sampai dessert, kata Anton ketika ditemui Kompas.com usai acara Christmas Tree Lighting Ceremony di Hotel Sultan, Jumat malam.Baca juga: Pilihan Hotel Strategis di Malaysia, Bisa Jalan Kaki ke Bukit Bintang dan KLCCSelanjutnya, promo menginap di Hotel Sultan dibanderol mulai Rp 2,7 juta net per malam. Tarif ini berlaku untuk tipe kamar Deluxe dan sudah termasuk sarapan untuk dua orang.Bila ingin menikmati paket menginap, sarapan, dan Gala Dinner di Kudus Hall Hotel Sultan untuk dua orang, tamu perlu merogoh kocek sebesar Rp 3,8 jutaan per malam.Ada potongan harga 15 persen untuk tamu yang melakukan reservasi sebelum tanggal 16 Desember 2025. Setelah itu, harganya normal, pungkas AntonBagi pengunjung yang ingin bersantap malam sambil menghitung mundur kemeriahan malam tahun baru tanpa menginap, tersedia opsi Gala Dinner di Kudus Hall seharga Rp 750.000 net per orang.Baca juga: Deretan Hotel Peraih Michelin Key 2025 di Asia, Ada dari IndonesiaHotel Sultan atau The Sultan Hotel & Residence Jakarta termasuk hotel mewah pada zamannya. Hotel bintang lima ini berlokasi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.Anton menyebut, Hotel Sultan merupakan hotel terbesar di Jakarta dengan luas area sekitar 13,5 hektare. Saat ini, terdapat 708 kamar di Hotel Sultan dengan delapan tipe, yakni Deluxe Room, Grand Deluxe, Premiere Deluxe, Executive Room, Garden Suite, Garden Alcove, Lagoon Suite, dan Presidential Suite.Tarif menginap di Hotel Sultan berkisar Rp 1,4 jutaan per malam untuk Deluxe Room hingga Rp 125 jutaan per malam untuk tipe Presidential Suite dengan luas kamar 800 meter persegi.Selain kamar hotel, Hotel Sultan juga menawarkan akomodasi lain (residence) yang terdiri dari apartemen dengan dua dan tiga kamar.Tarifnya berkisar mulai Rp 2,8 jutaan per malam. Akomodasi ini dilengkapi dengan fasilitas berupa kolam renang dan pusat kebugaran terpisah dari hotel.Baca juga: Hotel di Garut Pemandangan 3 Gunung, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

| 2026-01-14 06:12