BMKG Ungkap Indonesia Sedang Dikepung 3 Siklon Tropis, Cuaca Ekstrem Mengintai Sejumlah Wilayah

2026-02-03 17:23:42
BMKG Ungkap Indonesia Sedang Dikepung 3 Siklon Tropis, Cuaca Ekstrem Mengintai Sejumlah Wilayah
- Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani mengungkapkan bahwa saat ini terdapat tiga sistem siklon tropis yang terpantau berada di sekitar wilayah Indonesia.Informasi tersebut disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta.Faisal menjelaskan bahwa ketiga sistem tersebut terdiri dari Siklon Bakung, bibit siklon 93S, dan bibit siklon 95S.Baca juga: BMKG Pasang 10.000 Detektor di 191 Daerah, Perkuat Pemantauan Gempa dan TsunamiKetiganya berada di kawasan selatan Indonesia dan berpotensi memengaruhi kondisi cuaca nasional dalam beberapa hari ke depan.“Saat ini ada tiga siklon yang mengepung Indonesia, Bapak Presiden. Yang pertama, Siklon Bakung,” kata Faisal dalam laporannya.Menurut BMKG, Siklon Bakung saat ini berkembang di wilayah barat daya Lampung dan bergerak menjauhi Indonesia.Meski demikian, dinamika siklon tersebut masih terus dipantau karena adanya potensi perubahan arah dan intensitas.Baca juga: Antisipasi Hujan Ekstrem, BMKG Modifikasi Cuaca di Lampung, Jawa, hingga BaliFaisal mengungkapkan bahwa status Siklon Bakung mengalami peningkatan kekuatan, dari kategori 1 menjadi kategori 2.Kondisi ini perlu mendapat perhatian khusus karena siklon tropis dengan kategori lebih rendah pun dapat menimbulkan dampak signifikan.Ia mencontohkan siklon tropis Senyar yang sebelumnya hanya berada pada kategori 1, namun mampu memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sumatera.“Kami akan pantau terus dinamikanya, harapannya tidak masuk hingga mendekat lagi yang akan mempengaruhi curah hujan,” ujarnya.Baca juga: BMKG Ungkap Penyebab Angin Kencang yang Melanda Jakarta dan SekitarnyaBMKG memprediksi Siklon Bakung masih berpotensi bergerak mendekati wilayah Indonesia dalam dua hingga tiga hari ke depan.Oleh karena itu, pemantauan intensif terus dilakukan untuk memastikan langkah mitigasi dapat disiapkan lebih awal./ADHYASTA DIRGANTARA Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa . Selain Siklon Bakung, BMKG juga memantau keberadaan dua bibit siklon lainnya. Bibit siklon 93S terdeteksi di wilayah sekitar Bali, Nusa Tenggara, hingga Jawa Timur. Sementara itu, bibit siklon 95S terpantau berkembang di selatan Papua.Keberadaan bibit siklon ini dinilai dapat meningkatkan potensi cuaca ekstrem, khususnya curah hujan dengan intensitas tinggi hingga sangat tinggi di sejumlah daerah.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-03 16:18