Kisah Haru di Sibolga, Brimob Temukan Jenazah Ibu Rekan di Reruntuhan Longsor

2026-01-12 05:09:28
Kisah Haru di Sibolga, Brimob Temukan Jenazah Ibu Rekan di Reruntuhan Longsor
MEDAN, - Kisah haru datang saat personel Sat Brimob Polda Sumut mencari korban banjir dan longsor di Kelurahan Nauli, Kecamatan Sibolga, Sumatera Utara, Senin .Di sana, mereka menemukan jenazah tertimbun longsor bernama Tiurmalina Boru Sinaga (70).Wanita itu adalah ibu rekan kerja mereka, Aipda Simson Pakpahan.Spontan, suasana haru menyelimuti proses evakuasi, terlebih saat penemuan jenazah, Aipda Simson yang sedang bertugas di tempat lain."Dalam setiap bencana, ada duka yang harus diangkat, ada kepastian yang harus diberikan kepada keluarga. Hari ini kami bukan hanya menjalankan tugas sebagai aparat, tetapi sebagai sesama saudara yang merasakan kehilangan," ujar pemimpin operasi pencarian Kompi 2 Siaga Batalyon-A, AKP Alamsyah Surbakti, dalam keterangan tertulisnya, Selasa .Baca juga: Banjir dan Longsor Sumut, Polisi Terjunkan Anjing Pelacak K9, Cari Korban HilangAlamsyah juga mengatakan penemuan jenazah Tiurmalina ini juga sontak menghadirkan duka mendalam bagi keluarga, sekaligus memunculkan rasa solidaritas kuat dari seluruh jajaran Brimob yang berada di lokasi.Meski diliputi suasana haru, personel tetap bekerja profesional, memastikan proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehormatan dan penghormatan kepada korban.Dia juga memastikan Sat Brimob Polda Sumut akan terus melakukan penyisiran di titik rawan lainnya untuk memastikan seluruh proses pencarian dan pertolongan terhadap warga terdampak di Sibolga berjalan optimal."Setiap korban adalah amanah bagi kami," tutur Alamsyah.Baca juga: Lost Contact Selama Banjir Sumut, Satu Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Rumah di MedanBerdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, per Selasa pukul 08.00, total ada 290 orang korban meninggal.Adapun korban hilang 154 orang.Sibolga merupakan lokasi terdampak terparah ketiga dalam musibah ini, total sejak bencana terjadi Senin , 47 orang meninggal dan 12 orang masih hilang.


(prf/ega)