Polri Kembali Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Banjir-Longsor di Sumatera

2026-01-12 13:04:37
Polri Kembali Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Banjir-Longsor di Sumatera
JAKARTA, - Polri kembali mengirim bantuan logistik untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, Senin . Pengiriman dilakukan melalui Bandara Pondok Cabe menggunakan pesawat CN-295 dan Fokker 27 MK-50 sekitar pukul 06.30 WIB.Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa pengiriman ini merupakan kelanjutan dari distribusi logistik yang mulai dilakukan sejak 29 November 2025."Logistik yang telah didistribusikan ke Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara, sebagaimana pada analisis evaluasi anev dan rapat tadi malam dipimpin langsung oleh Bapak Kapolri untuk melakukan langkah-langkah konkret," ucap Trunoyido di Mako Polisi Udara, Pondok Cabe, Senin.Baca juga: JK Minta Pemerintah Percepat Bantuan Banjir Sumatera, Mencegah PenjarahanUntuk Aceh dan Sumatera Barat, pengiriman dilakukan menggunakan pesawat CN-295. Total terdapat 29 personel SAR dan medis, dilengkapi perlengkapan SAR seberat 200 kilogram serta berbagai kebutuhan dasar.“Ada beberapa makanan, baik itu beras, mi instan, gula, susu, kemudian pakaian, serta kebutuhan bagi anak-anak dan bayi,” kata Trunoyudo.Selain logistik, dapur lapangan, genset, tenda, peralatan SAR, solar panel, kasur lipat, hingga waterbag dan alat komunikasi juga masuk daftar barang yang dikirimkan.Trunoyudo melanjutkan, bantuan untuk Sumatera Utara diberangkatkan menggunakan pesawat Fokker 27 MK-50.“Bantuan berupa makanan, pakaian, air mineral, perlengkapan untuk kaum rentan, baik ibu dan anak serta lansia," ujarnya.Total distribusi logistik mencapai 1.997,5 kg untuk Aceh, 234 kg untuk Sumatera Barat, dan 3.851 kg untuk Sumatera Utara.Baca juga: Prabowo Kunjungi Korban Banjir di Tapanuli Tengah: Mereka Masih SyokTrunoyudo mengatakan, Polri juga mengerahkan helikopter dan pesawat untuk mempercepat penanganan di wilayah yang akses jalannya tertutup.Di Aceh disiagakan dua helikopter jenis AW169, di Sumut dua helikopter AW169 dan AS365, serta satu helikopter AS365 di Sumbar.“Ini dalam rangka percepatan memberikan mitigasi bantuan kepada masyarakat yang tertutup akses dan membutuhkan logistik, kelengkapan, dan kebutuhan pokok,” jelas Trunoyudo.Sebanyak 3 pesawat dan 14 helikopter Ditpoludara Polri, serta 10 kapal Polair disiagakan di Aceh, Sumut, Sumbar, Kepri, dan Riau.Mengenai titik-titik yang masih terisolasi, Trunoyudo menyebut pemetaan sudah dilakukan.“Tadi malam hasil evaluasi oleh Bapak Kapolri kepada tiga Kapolda sudah ditentukan mapping beberapa titik-titik tersebut. Tentu yang menguasai adalah di daerah,” ucapnya.


(prf/ega)