BADUNG, - Nasib tragis menimpa seorang remaja berinisial IKAAP (14), asal Keluharan Peguyangan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar.Dia ditemukan tewas tenggelam di Bendungan Penarungan, Banjar Tegal, Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani, Kecematan Abiansemal, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada Minggu .Menurut Polisi, korban tenggelam diduga karena baru pertama kali berenang di lokasi kejadian sehingga belum memahami karakteristik aliran arus bendungan."Diperkirakan korban tidak mengetahui situasi dan kondisi di TKP (tempat kejadian perkara), mengingat korban baru pertama kali dan bukan merupakan warga Banjar Tegal, Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani," kata Pejabat Sementara (Ps) Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Senin .Baca juga: Remaja yang Tenggelam di Waduk Penguripan Lamongan Ditemukan MeninggalInastuti mengatakan, insiden ini bermula ketika korban bersama 20 orang teman yang tergabung dalam salah satu organisasi hendak membentangkan banner di area bendungan tersebut.Kemudian, korban bersama dua orang temannya memutuskan untuk berenang di lokasi karena merasa gerah.Saat itu, korban sempat mengajak salah satu temannya untuk berenang ke tengah pusaran air, tepatnya di bawah air terjun bendungan.Namun, temannya menolak dan sempat mengingatkan korban agar tidak berenang ke tengah karena arus air deras dan dalam tetapi dia tidak menghiraukannya.Tak lama kemudian, korban terlihat melambaikan tangan meminta pertolongan. Namun, teman-temannya tak satu pun ada yang berani menolong karena takut ikut terbawa arus air."Berdasarkan keterangan saksi-saksi diketahui bahwa korban tenggelam karena keterlambatan pertolongan, mengingat teman-teman korban tidak ada yang berani menolong akibat arus Bendungan yang sangat deras," ujar Inastuti.Baca juga: Seluruh Santriwati Muhammadiyah yang Tenggelam di Sungai Blora Ditemukan, 5 Korban Meninggal DuniaSetelah mendapat informasi terkait kejadian itu, sekitar pukul 16.43 Wita, tim gabungan Basarnas Bali, BPBD Badung, dan Satpolarud Polres Badung melakukan pencarian terhadap korban.Kemudian, tim SAR berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di sekitar lokasi pada pukul 18.05 Wita.Jenazah korban lalu dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Mangusada, Kapal, Kabupaten Badung, untuk ditangani lebih lanjut."Hasil Pemeriksaan identifikasi, tidak terdapat tanda-tanda kekerasana pada tubuh korban, dari mulut dan hidung korban mengeluarkan busa bercampur darah diakibatkan paru-paru kemasukan air," kata Inastuti.Baca juga: Update Santriwati Tenggelam di Sungai Lusi Blora: 2 Meninggal, 3 Masih Dicari
(prf/ega)
Remaja di Bali Tewas Tenggelam di Bendungan Penarungan, Ini Kronologinya
2026-01-12 04:22:25
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:17
| 2026-01-12 03:48
| 2026-01-12 02:45










































