KBRI Dhaka Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Gempa Bangladesh

2026-02-03 04:44:37
KBRI Dhaka Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Gempa Bangladesh
DHAKA, - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dhaka memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Bangladesh berada dalam kondisi aman usai gempa berkekuatan Magnitudo 5,5 yang terjadi pada Jumat .“Hingga saat ini, seluruh WNI yang berada di Bangladesh selamat dan dalam kondisi aman,” dikutip dari keterangan resmi KBRI Dhaka, Sabtu .Baca juga: Update Gempa Bangladesh: 3 Orang Tewas, Getaran Terasa hingga IndiaPusat gempa disebutkan berada di Ghorashal, distrik Narsingdi, sekitar 25 hingga 33 kilometer dari Dhaka dengan kedalaman 10 kilometer.Adapun, pada hari ini, terjadi dua kali gempa susulan, yaitu pada pukul 10.36 dan 18.10 waktu setempat.Episentrum gempa susulan ini diperkirakan berada di pusat Dhaka. Namun, sejauh ini, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan.Berdasarkan laporan yang KBRI terima, ada satu rumah WNI yang mengalami keretakan imbas gempa sejak Jumat.Sementara, gedung KBRI di Dhaka tidak mengalami kerusakan akibat gempa.Saat ini, pemerintah setempat telah mengambil langkah-langkah penyelamatan dan pemulihan kondisi pasca-gempa.KBRI Dhaka juga terus melakukan komunikasi dengan WNI yang berada di wilayah tersebut menggunakan WhatsApp Group, serta membuka hotline dengan nomor +880 1614 44452.Pihak KBRI Dhaka masih terus memantau perkembangan jika terjadi gempa susulan sembari tetap memastikan kondisi WNI di Bangladesh.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-03 03:05