JAKARTA, – PT Medco Energi Internasional Tbk (IDX: MEDC; OTCQX: MDCOY) resmi memulai perdagangan Sponsored American Depositary Receipts (ADR) di OTCQX® Best Market dengan simbol “MDCOY”. Langkah ini menandai pencapaian penting MedcoEnergi dalam memperluas akses pasar modal secara global.“Sebagai emiten Indonesia pertama yang tercatat di OTCQX, MedcoEnergi terus meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas bagi investor internasional," kata CEO MedcoEnergi, Roberto Lorato, melalui keterangan pers, dikutip Sabtu ."Hal ini memperkuat basis investor kami, meningkatkan likuiditas bagi pemegang saham di Bursa Efek Indonesia, dan mendukung strategi penciptaan nilai jangka panjang Perseroan,” lanjutnya.OTCQX Best Market merupakan platform perdagangan saham bagi perusahaan internasional yang memenuhi persyaratan tertentu.Baca juga: MedcoEnergi Turunkan Emisi 1,5 Juta Ton, Pimpin Transisi Energi Asia TenggaraDengan tercatat di OTCQX, MedcoEnergi diharuskan mematuhi standar keuangan tinggi, menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik, serta menyediakan informasi keuangan yang transparan dan mudah diakses bagi investor di Amerika Serikat.Langkah ini diyakini dapat mendorong pertumbuhan investor global MedcoEnergi dan memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu pemain energi utama di Indonesia.Selain itu, akses yang lebih mudah bagi investor internasional berpotensi meningkatkan likuiditas saham MedcoEnergi di pasar domestik.Baca juga: MedcoEnergi Gabung OGMP 2.0, Perkuat Langkah Menuju Net-ZeroMedcoEnergi mencatatkan pendapatan 1,76 miliar dollar AS atau sekitar Rp 29,0 triliun hingga kuartal III 2025, sedikit menurun 1,12 persen year on year (yoy) dibandingkan 1,78 miliar dollar AS (Rp 29,3 triliun) pada periode yang sama tahun sebelumnya.Pendapatan terbesar MedcoEnergi berasal dari segmen eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi, yang mencapai 1,36 miliar dollar AS (Rp 22,4 triliun).Segmen perdagangan menyumbang 495,33 juta dollar AS (Rp 8,2 triliun), listrik 133,48 juta dollar AS (Rp 2,2 triliun), serta jasa dan lainnya 42,95 juta dollar AS (Rp 709 miliar). Perusahaan juga mencatat eliminasi 275,40 juta dollar AS (Rp 4,5 triliun).Beban pokok pendapatan dan biaya langsung lainnya tercatat 1,09 miliar dollar AS (Rp 18,0 triliun), sedikit menurun 0,90 persen yoy dibandingkan periode yang sama tahun lalu.Baca juga: MedcoEnergi Kurangi Konsumsi Gas untuk Dorong Efisiensi dan Transisi EnergiSebagian besar beban berasal dari penyusutan, depresiasi, dan amortisasi sebesar 437,45 juta dollar AS (Rp 7,2 triliun), diikuti biaya produksi dan lifting 331,78 juta dollar AS (Rp 5,5 triliun) serta biaya pembelian minyak mentah 224,60 juta dollar AS (Rp 3,7 triliun).Meski laba kotor turun 3,14 persen yoy menjadi 658,25 juta dollar AS (Rp 10,9 triliun), MedcoEnergi tetap mampu mengelola laba bersih sebesar 85,65 juta dollar AS (Rp 1,41 triliun).Laba ini menunjukkan ketahanan perusahaan dalam menghadapi dinamika pasar dan fluktuasi harga energi global.“Pendapatan yang tetap stabil dan pengelolaan biaya yang efisien memperkuat fondasi kami untuk menghadapi tantangan pasar ke depan,” tulis manajemen MedcoEnergi melalui laporan keuangan perusahaan.
(prf/ega)
MedcoEnergi Jadi Emiten Indonesia Pertama di Pasar OTCQX AS
2026-01-12 05:58:11
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:43
| 2026-01-12 06:31
| 2026-01-12 06:11
| 2026-01-12 05:33
| 2026-01-12 05:18










































