- Mohamed Salah tampak berkaca-kaca setelah Liverpool menggulung Brighton 2-0. Momen itu seperti jadi sinyal bahwa Salah telah mencapai ujung karier di Liverpool.Ekspresi haru diperlihatkan Mohamed Salah setelah pertandingan terakhirnya bareng Liverpool melawan Brighton di Anfield pada Sabtu .Pelatih Liverpool, Arne Slot, kembali menurunkannya setelah sebelumnya ia dicadangkan dalam tiga laga Liga Inggris beruntun dan tidak dibawa dalam skuad untuk partai Liga Champions kontra Inter Milan.Pencoretan dilakukan Arne Slot begitu Mo Salah mengungkapkan kritik usai laga melawan Leeds United pekan lalu.Baca juga: Respons Singkat Arne Slot Ungkap Masa Depan Mo Salah di Liverpool Usai Piala Afrika 2025Seminggu kemudian, Salah kembali tampil sebagai pemain pengganti saat menghadapi Brighton, menggantikan Joe Gomez yang mengalami cedera di babak pertama.Meskipun tidak mencetak gol, ia berhasil memberikan assist untuk gol kedua Liverpool yang dicetak oleh Hugo Ekitike. Kontribusinya membawa Liverpool meraih kemenangan 2-0.????????? Darren Stanton (body language expert): "Mohamed Salah looked very, very emotional after the Brighton game. I think it was almost like his epitaph. I don't think we're going to see him again, if I'm honest." pic.twitter.com/Gy1D8lKfJKSetelah pertandingan, Salah melakukan momen penghormatan kepada pendukung di Anfield.Ia melambaikan tangan, bertepuk tangan, dan mengucapkan terima kasih kepada para penggemar.Baca juga: Kala Mo Salah Lewati Catatan Rooney Usai Turun dari Bangku CadanganAksi tersebut disambut dengan sorak-sorai dan tepuk tangan meriah dari para pendukung yang mengaguminya.Ini terjadi sebelum Salah berangkat untuk memperkuat timnas Mesir di Piala Afrika 2025.Selama beberapa pekan ke depan, Liverpool akan kehilangan sosok penting mereka di lini serang ini.Namun, gestur Salah tampaknya lebih dari sekedar perpisahan sementara.AFP/PAUL ELLIS Ekspresi Mohamed Salah saat melambaikan tangan kepada para suporter usai duel Premier League Liverpool vs Brighton berlangsung di Stadion Anfield, pada Sabtu malam WIB.Darren Stanton, seorang ahli bahasa tubuh, memberikan analisis lebih dalam mengenai perilaku Salah.Dia menyatakan bahwa Salah menunjukkan "microexpressions of sadness" selama kemenangan atas Brighton, yang mengindikasikan bahwa ini bisa jadi adalah pertandingan terakhirnya di Anfield.Analisis ini menambah keraguan mengenai masa depan Mo Salah di klub berjulukan The Reds.
(prf/ega)
Mata Mo Salah Berkaca-kaca bak isyarat Selamat Tinggal untuk Liverpool
2026-01-12 04:34:26
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:55
| 2026-01-12 04:46
| 2026-01-12 04:34
| 2026-01-12 03:24
| 2026-01-12 02:57










































