Bukan karena Usia, Ini Penyebab Pakaian Berlubang Saat Disimpan di Lemari

2026-02-02 21:44:58
Bukan karena Usia, Ini Penyebab Pakaian Berlubang Saat Disimpan di Lemari
- Kerap terjadi, pakaian yang kita simpan lama di lemari tiba-tiba berlubang dan rusak, tidak bisa dipakai lagi.Kerusakan pada pakaian yang disimpan di lemari, seperti munculnya lubang kecil atau serat kain yang rapuh, sering kali bukan disebabkan usia pakaian semata.Kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya serangga perusak pakaian, seperti ngengat pakaian (clothing moths) atau kumbang karpet (carpet beetles), yang kerap berkembang di area gelap seperti lemari.Serangga-serangga ini tidak hanya merusak pakaian, tetapi juga dapat berkembang biak dengan cepat jika tidak segera ditangani.Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengenali tanda infestasi, mengatasinya, sekaligus mencegah agar masalah serupa tidak terulang di kemudian hari.Baca juga: Cara Mengusir Celurut dari Rumah, Tak Perlu Racun TikusAda beberapa serangga yang dapat merusak pakaian di lemari. Anda bisa mengenalinya dari jenis kerusakan yang ditimbulkan.Dilansir dari Times Entertainment , ngengat pakaian merupakan penyebab utama munculnya lubang pada pakaian berbahan wol dan serat alami lainnya.Ngengat dewasa berukuran kecil dengan sayap berwarna keemasan atau coklat kemerahan, sedangkan larvanya berbentuk ulat kecil berwarna krem.Ciri kerusakan akibat ngengat biasanya berupa lubang tidak beraturan pada kain, sering disertai benang halus atau jaring seperti sutra di permukaan kain.Larva ngengat memakan serat kain dan meninggalkan jejak kerusakan di sepanjang area yang dilalui.Kumbang karpet, termasuk kumbang karpet hitam dan kumbang karpet bercorak, dikenal mampu menyerang dan merusak pakaian.Kumbang dewasa berukuran kecil, berbentuk bulat, dengan tubuh bercorak atau berwarna polos.Kerusakan yang ditimbulkan mirip dengan serangan ngengat, namun biasanya disertai butiran kotoran kecil seperti pasir. Di sekitar pakaian yang terinfestasi, sering ditemukan kulit larva yang telah ditanggalkan.Silverfish adalah serangga kecil berwarna perak dengan tubuh memanjang dan tidak bersayap, sehingga menyerupai ikan kecil. Serangga ini aktif pada malam hari dan menyukai lingkungan gelap serta lembap.Silverfish memakan berbagai material, termasuk kain. Tanda kerusakannya berupa lubang pada pakaian, sering kali disertai noda kekuningan atau sisik kecil yang ditinggalkan serangga tersebut.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-02-02 21:14