Polisi Tuntas Cek 10 Sekolah Diancam Bom, Pastikan Kondisi Aman

2026-02-04 17:48:34
Polisi Tuntas Cek 10 Sekolah Diancam Bom, Pastikan Kondisi Aman
Polisi telah mengecek 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), yang mendapat ancaman bom. Polisi memastikan situasi aman."Sudah semua dicek, dipastikan aman. Tak ada benda berbahaya ditemukan," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, Selasa (23/12/2025).Penyisiran dilakukan anggota Detasemen Gegana Brimob Polri dan jajaran Polres Metro Depok. Polisi mendalami motif peneror bom."Untuk motif maupun ancaman yang disampaikan oleh terduga pelaku memang isi dari e-mail yang disampaikan oleh pelaku bahwa pelaku merasa kesal ataupun merasa kecewa," ujar Made.Polisi saat ini masih menyelidiki ancaman bom tersebut. Penyidik Polres Meteo Depok telah mendatangi alamat rumah yang dikirim pelaku."Penyidik Polres Metro Depok sudah mendatangi lokasi yang disebutkan oleh terduga pelaku. Namun saat ini masih terus dilakukan penyidikan dan akan kami sampaikan nanti hasil dari penyidikan tersebut," ucapnya.Polisi juga sudah memeriksa dua saksi dari pihak sekolah terkait kasus tersebut.Lihat juga Video 'Mencekam! Kepanikan Warga saat Teror Penusukan di Stasiun Taiwan':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-02-04 16:37