Menteri PU: Akses ke Sibolga Belum Bisa Tembus karena Masih Longsor

2026-02-03 22:21:40
Menteri PU: Akses ke Sibolga Belum Bisa Tembus karena Masih Longsor
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkap akses menuju Sibolga, Sumatera Utara masih tertutup belum bisa ditembus karena cuaca masih hujan yang mengakibatkan longsor. Tim dari Kementerian PU masih menunggu terbukanya akses Sibolga untuk melakukan perbaikan sarana infrastruktur."Sibolga sekarang masih belum bisa tembus karena masih hujan, masih longsor sehingga masih belum bisa tembus. Kami upayakan kalau agak kering sedikit pasti akan tembus," kata Doddy usai membuka International Conference on Construction Innovation (ICCI) 2025, Semarang, dilansir Antara, Kamis (27/11/2025).Doddy berharap, akses ke Sibolga bisa segera terbuka pascabencana sehingga tim dari Kementerian PU bisa membantu upaya penanganan bencana alam. Ia memastikan tim dari Kementerian PU maupun balai sudah disiagakan di sekitar lokasi bencana di Sibolga-Tapanuli Raya sejak beberapa hari lalu"Sudah di sana dari kemarin. Alat berat sudah kami siagakan. Solar sudah siap, semua sudah siap. Tinggal memang tiket kami tinggal nunggu cuaca," katanya.Dody akan meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melakukan modifikasi cuaca agar curah hujan di sekitar lokasi sedikit berkurang."Enggak cuma di Sumut (Sibolga, red) saja, di Aceh kena (bencana, red), Sumatra Barat juga kena. Jadi, kita perlu melakukan modifikasi cuaca di daerah situ, Sumbar, Sumut, Aceh, dan sekitarnya," katanya.Sampai saat ini, akses menuju lokasi bencana banjir bandang-longsor di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) masih tertutup.Basarnas mengonfirmasi berdasarkan data pusat pengendalian operasi, banjir bandang-tanah longsor menimbulkan dampak signifikan pada sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah, mulai Kecamatan Badiri, Pinangsori, Lumut, Sarudik, Tukka, Pandan, Sibabangun, Tapian Nauli, dan Kolang.Data sementara mencatat ada lebih dari 1.902 keluarga menjadi korban bencana di Tapanuli Tengah dengan jumlah korban terbanyak di Kecamatan Kolang 1.261 keluarga, dan satu keluarga berjumlah empat orang dinyatakan meninggal dunia akibat tertimbun longsor.Sedangkan di Tapanuli Selatan, banjir bandang dan longsor melanda wilayah Aek Ngadol, Hutagodang, Garoga, Batuhoring, dan Hapesong Baru dalam wilayah administrasi Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.Basarnas mencatat ada sebanyak enam warga meninggal akibat banjir bandang dan tujuh warga terdampak longsor di Parsariran, Hapesong Baru.Lalu di Kota Sibolga, mayoritas korban berada di Kecamatan Sibolga Selatan dengan korban meninggal sementara sebanyak delapan orang, dan 21 orang dilaporkan hilang.Tiga lokasi pengungsian disiapkan, yakni di GOR Pandan di Tapanuli Tengah, gedung SMPN 5 Parombunan di Kota Sibolga, serta RS Bhayangkara Batang Toru dan lokasi pengungsian desa setempat untuk wilayah Tapanuli Selatan.Lihat juga Video: Update Korban Bencana Sumut: 43 Orang Tewas-88 Masih Dicari[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Bodinya juga dibuat ringan, hanya 29 gram tanpa strap, dengan rangka aluminium alloy dan satu tombol crown stainless steel untuk navigasi.Honor membekali Watch X5 dengan sertifikasi IP68 + 5ATM, sehingga aman untuk berenang maupun dipakai aktivitas outdoor.Di sektor fitur, Honor Watch X5 membawa sensor lengkap mulai dari PPG heart-rate monitor, SpO2, kompas, gyroscope, barometer, hingga accelerometer.Jam tangan ini mendukung lebih dari 120 mode olahraga, lengkap dengan fitur route recording, panduan stretching, dan voice coaching saat pengguna berlatih.Untuk kesehatan, Watch X5 menyediakan pemantauan detak jantung 24 jam, saturasi oksigen, stres, analisis tidur, hingga pelacakan kesehatan wanita. Semua data dapat dipantau melalui aplikasi Honor Health.Navigasi outdoor makin akurat berkat dukungan GNSS lima sistem (BeiDou, GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS). Konektivitasnya didukung Bluetooth 5.3 untuk panggilan telepon, serta NFC yang dapat dipakai untuk akses pintu atau pembayaran offline di wilayah tertentu.Honor Fitur lengkap Honor Watch X5.Daya tahan baterainya juga cukup panjang. Honor mengeklaim Watch X5 bisa bertahan hingga 14 hari dalam pemakaian normal, atau sekitar 5 hari jika fitur Always-On Display aktif. Pengisian daya dilakukan lewat konektor magnetik pogo-pin.Baca juga: Ini Dia Coros Pace 4, Smartwatch Ringan untuk Pelari dengan GPS Lebih AkuratFitur tambahan lainnya mencakup remote camera shutter, pemutar musik, mode Do Not Disturb, hingga mini-games.Honor Watch X5 kompatibel dihubungkan dengan smartphone Android 9.0 ke atas dan iPhone yang menjalankan iOS 13 ke atas.Jam tangan ini tersedia dalam dua warna, yaitu Phantom Black dan Moonlight White dengan tali silikon, seperti dihimpun KompasTekno dari GizmoChina.

| 2026-02-03 21:43