Jadi Plt Ketua Golkar Sumut, Ahmad Doli Dapat Tiga Tugas dari Bahlil

2026-02-02 16:36:19
Jadi Plt Ketua Golkar Sumut, Ahmad Doli Dapat Tiga Tugas dari Bahlil
MEDAN, - Ahmad Doli Kurnia Tanjung kini menjadi nakhoda Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut).Ia telah ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Sumut menggantikan Ijeck.Pergantian ini tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomor: Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025 tentang Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara.Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengungkapkan, usai menjabat sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumut, pihaknya akan melaksanakan tiga tugas yang diberikan oleh Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.Baca juga: Golkar Bantah Isu Ahmad Doli Kurnia Masuk Bursa Wakil Ketua DPR Gantikan Adies KadirAhmad Doli mengatakan, tugas-tugas itu diantaranya mempersiapkan penyelenggaraan musyawarah daerah (Musda), konsolidasi kader, hingga terkait dengan penanganan bencana."Yang utama adalah mempersiapkan penyelenggaraan musyawarah daerahnya (musda) secepat mungkin dan sebaik mungkin," kata Doli saat diwawancarai di Kantor Golkar, Jalan Wahid Hasyim pada Selasa .Tugas kedua, lanjut Doli, dirinya diminta untuk melakukan harmonisasi seluruh potensi kader yang ada di Sumut.Sebab, selama ini menurutnya ada potensi-potensi kader yang belum terakomodasi di kepengurusan.Ia mencontohkan, seperti ada kader yang tidak dilibatkan dalam program-program partai.Baca juga: Ijeck Buka Suara Usai Dicopot dari Golkar Sumut: Kaget, tetapi Mau Apa Lagi?Padahal, mereka merupakan kader yang berpotensi."Seperti tidak dilibatkan dalam program-program partai, gitu. Padahal mereka potensi kader-kader yang bagus juga. Nah, jadi tugas saya adalah merangkul kembali," ucap Doli.Tugas ketiga, Doli mengatakan, pihaknya diminta untuk melanjutkan program yang mungkin belum terselesaikan, terutama dalam hal tanggap bencana.Ia menuturkan, Partai Golkar sejak awal telah aktif mulai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sampai DPD di Aceh, Sumut, Sumbar, untuk melakukan respons cepat tanggap bencana.Ke depan, pihaknya akan melakukan konsolidasi untuk membantu pemerintah dalam menangani bencana. Bahkan pihaknya juga akan menyasar program-program berkaitan dengan rehabilitasi bencana.Baca juga: Pengamat: Bahlil Ingin Tunjukkan Loyalitas Total Golkar ke Prabowo"Nanti saya akan konsolidasikan untuk membantu pemerintah menangani bencana, bahkan sampai ke program pasca dan rehabilitasi bencana," jelasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-02-02 16:03