- Delapan gajah liar tewas setelah sebuah kereta berkecepatan tinggi menabrak kawanan gajah di negara bagian Assam, India timur laut pada Sabtu dini hari.Gajah tersebut berjenis Gajah Asia, dengan kurang lebih 100 ekor gajah sedang menyeberang kereta api. Juru bicara Indian Railways, Kapinjal Kishore Sharma mengatakan masinis kereta sempat mengaktifkan rem darurat saat melihat kawanan gajah, tetapi kereta tetap menabrak sebagian dari kawanan itu.Tidak ada korban jiwa dari pihak penumpang, meski tabrakan itu mengakibatkan lima gerbong kereta serta lokomotif keluar dari jalur rel.Pada awalnya, seekor anak gajah jantan yang berusia kurang dari 15 hari sempat mengalami luka serius.Namun, gajah itu dilaporkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Centre for Wildlife Rehabilitation and Conservation di Kazirang.Tim dokter hewan segera melakukan autopsi terhadap gajah yang mati yang kemudian dikuburkan pada hari yang sama.Baca juga: Benarkah Struktur Kaki Gajah Tidak Cocok untuk Bersihkan Puing dan Kayu? Ini Penjelasan AhliDilansir dari CNN, Minggu , lokasi kecelakaan tersebut berada di kawasan hutan, yakni sekitar 125 kilometer di tenggara ibu kota Assam, Guwahati.Jalur kereta api itu sendiri kerap dilalui oleh kawanan gajah. Namun, Indian Railways menyatakan bahwa kecelakaan bukan merupakan koridor gajah yang telah ditetapkan.Kereta Rajdhani Express berangkat dari Sairang di negara bagian Mizoram, yang berbatasan dengan Myanmar, menuju ibu kota India, New Delhi, dengan membawa sekitar 650 penumpang saat insiden terjadi.Sharma mengatakan evakuasi dilakukan dengan memisahkan gerbong-gerbong yang tidak keluar rel.“Kami memisahkan gerbong-gerbong yang tidak keluar dari rel, dan kereta melanjutkan perjalanan menuju New Delhi. Sekitar 200 penumpang yang berada di lima gerbong yang tergelincir telah dipindahkan ke Guwahati menggunakan kereta lain,” kata Sharma.Baca juga: Mengapa Gajah Punya Telinga yang Sangat Besar? Ternyata Ini FungsinyaDilansir dari Times of India, Senin , warga setempat menyebutkan, kondisi kabut tebal pada malam hari diduga turut menghambat jarak pandang masinis saat kejadian.Selain itu, diketahui bahwa di lokasi kecelakaan belum terpasang sistem pendeteksi intrusi satwa liar di jalur rel.Ketiadaan sistem peringatan dini tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko kecelakaan antara kereta dan satwa liar.
(prf/ega)
Kereta Tabrak Kawanan Gajah di Assam India, 8 Gajah Liar Tewas
2026-01-12 16:19:08
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 14:59
| 2026-01-12 14:41
| 2026-01-12 14:19
| 2026-01-12 14:17
| 2026-01-12 14:13










































