DLH Siapkan 3.395 Petugas Kebersihan, Angkut Sampah Saat Tahun Baru Jakarta

2026-01-12 05:03:58
DLH Siapkan 3.395 Petugas Kebersihan, Angkut Sampah Saat Tahun Baru Jakarta
JAKARTA, - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengerahkan 3.395 petugas kebersihan untuk mengangkut sampah saat perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026.Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto memperkirakan timbulan sampah pada malam tahun baru lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. Sebab, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang pesta kembang api demi menghormati korban banjir Sumatera.“Sebanyak 2.300 petugas kami siagakan di kawasan strategis seperti Monas, Bundaran HI, dan sepanjang koridor MH Thamrin-Sudirman. Sementara 1.095 petugas lainnya disebar di lima wilayah administrasi Jakarta dan Kepulauan Seribu," ungkap Asep dalam keterangannya, Senin .Baca juga: Sampah Pemudik Capai 59.000 Ton, KLH Minta Pengelola Rest Area Olah SendiriDLH DKI Jakarta pun menyiapkan 17 unit mobil lintas, 43 truk pengangkut sampah tipe typer, serta 29 unit road sweeper. Selain itu, berbagai sarana pendukung disiagakan antara lain 24 unit bus toilet, 135 tong sampah, 3.395 kantong plastik, dan 3.395 sapu lidi di titik-titik keramaian.“Seluruh sarana prasarana ini kami siapkan agar penanganan sampah berjalan efektif dan tidak menumpuk hingga keesokan hari, sekaligus memudahkan masyarakat membuang sampah pada tempatnya,” tutur dia.Asep lantas meminta masyarakat yang akan menghadiri perayaan Tahun Baru di Jakarta membawa tempat minum atau makan daur ulang, untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.“Dengan kesiapan petugas, sarana prasarana yang memadai, serta partisipasi masyarakat, kami optimistis kebersihan Jakarta tetap terjaga selama dan setelah perayaan malam tahun baru,” ucap Asep.Baca juga: Jakarta Punya Pusat Daur Ulang Sampah, Kapasitasnya hingga 10 TonDi samping itu, DLH DKI Jakarta mendapat bantuan Perumda PAM Jaya menyiagakan armada tangki air bersih, Perumda PAL Jaya menyediakan kendaraan pengangkut air kotor, Satpol PP dan Dinas Perhubungan mengamanman dan pengaturan jalur pasca acara, serta Disnakertrans menyiapkan empat unit genset.Selama libur Natal dan Tahun Baru 2025, DLH DKI Jakarta juga mengantisipasi peningkatan kunjungan di sejumlah destinasi wisata. Pengawasan dan penanganan kebersihan terfokus di kawasan Ancol, Museum Prasasti, Taman Literasi, Jakarta International Velodrome, Kota Tua, Setu Babakan, M Bloc Space, Blok M Hub, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Pulau Untung Jawa. Asep memerinci, 1.095 petugas disiapkan untuk membersihkan sampah di lokasi wisata.“Kami ingin memastikan kawasan wisata tetap bersih, aman, dan nyaman selama libur panjang Natal dan Tahun Baru. Dukungan dan partisipasi pengunjung juga sangat kami harapkan, terutama dengan membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” jelas dia.Diberitakan sebelumnya, sejumlah daerah telah melarang warganya pesta kembang api saat perayaan tahun baru 2026. Salah satunya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memutuskan meniadakan momen tersebut.Kebijakan ini berlaku menyeluruh, baik untuk kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta maupun oleh pihak swasta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, keputusan tersebut telah diambil sebagai bagian dari pengaturan perayaan Natal dan Tahun Baru di Ibu Kota.“Saudara-saudara sekalian, di dalam menyambut Natal dan Tahun Baru, maka, terutama untuk tahun baru, saya sudah memutuskan untuk DKI Jakarta tidak ada kembang api, baik yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta maupun oleh swasta," ujar Pramono dalam acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Senin .Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sepakat dengan imbauan kepala daerah di berbagai wilayah terkait tahun baru dirayakan tanpa berlebihan dan tanpa kembang api. Menurut Prasetyo, hal itu menunjukkan rasa empati kepada korban bencana alam di seluruh Indonesia."Ya, saya kira itu sangat tepat. Sangat tepat karena kita juga harus menunjukkan rasa empati, solidaritas, dan rasa senasib sepenanggungan," kata Prasetyo seusai konferensi pers penanganan bencana di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin .Prasetyo menyampaikan, sebagai satu bangsa, masyarakat hendaknya lebih peduli terhadap penderitaan orang lain.


(prf/ega)